Senin, 19 April 2021 16:24

Pentingnya Platform Digital Bagi Pendidikan di Masa Pandemi

Selasa, 24 November 2020 14:04 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Pentingnya Platform Digital Bagi Pendidikan di Masa Pandemi
Head of User and Content Operations TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 telah membuat seluruh sekolah dan perguruan tinggi berpindah ke kelas daring. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar untuk mengasah kreativitasnya dalam menggunakan teknologi agar tetap bisa melakukan kegiatan belajar mengajar.

Bukan hanya untuk memastikan materi pelajaran tetap tersampaikan dengan baik, namun juga untuk menjaga mentalitas para pelajar untuk tetap semangat. Beberapa pengajar pun mulai mencoba menggunakan platform digital, termasuk TikTok.

Head of User and Content Operations TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra mengatakan bahwa pada kali ini, TikTok menghadirkan webinar "Memaksimalkan Peran Platform Digital untuk Pendidikan". Menurutnya, TikTok bukan sekadar hiburan, tetapi hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya, bisa dilakukan.

"Hari ini kita bermitra dengan IGI (Ikatan Guru Indonesia) dan JSDI (Jaringan Sekolah Digital Indonesia) dalam rangka Hari Guru Nasional. Kita memberikan berbagi pengetahuan melalui TikTok. Jadi bukan hanya sebagai hiburan. Hiburan dan belajar bisa bersatu dalam TikTok," terangnya, Selasa (24/11/2020).

BACA JUGA : 

Soal Pendidikan di Masa Pandemi, Litbang Kemendikbud Ajak Seluruh Aktor Pendidikan Berkolaborasi

Pendiri TikTok Jadi Orang Terkaya di Dunia, Warga Indonesia Ikut Nyumbang Penghasilan

Bosan Belajar Daring, Pemkot Madiun Ajak Siswa-siswi Belajar di Luar Kelas

​Tak Ada HP, Pemkot Surabaya Siapkan Ini untuk Fasilitasi Siswa Belajar dari Rumah

Sementara itu, Ketua Umum IGI dan JSDI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, guru harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Sekarang zaman teknologi harus bisa mengikuti teknologi. Apalagi di masa pandemi yang mengharuskan daring dalam proses belajar mengajar.

"Jangan sampai kita berada di zaman milenial tapi pemikiran kita para guru masih di zaman kolonial," pesannya. (diy/zar)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...