Minggu, 28 Februari 2021 01:23

Bawaslu Lamongan Selidiki Dugaan Pelanggaran Pemilu di SMAN 2

Kamis, 10 Desember 2020 22:18 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Bawaslu Lamongan Selidiki Dugaan Pelanggaran Pemilu di SMAN 2
Djoni Eko P (tengah) saat memberikan keterangan pers di Kantor Bawaslu Lamongan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamongan dan Gakumdu saat ini melakukan proses penyelidikan dugaan pelanggaran Pemillihan Umum (Pemilu) yang dilakukan di lingkungan pendidikan. Proses penyelidikan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat dengan bukti video yang berdurasi 30 detik.

Dalam video tersebut Kepala Sekolah SMA Negeri 2, M secara terang-terangan berkampanye dengan meneriakkan jargon salah satu paslon di Pilkada Lamongan di depan siswa-siswinya pada hari tenang tanggal 7 Desember 2020.

"Saat ini kami yang ada di Gakumdu sedang memproses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh salah satu Kepala Sekolah yang ada di Lamongan," ujar anggota Bawaslu Divisi Penanganan Pelanggaran, Amin Wahyudin, Kamis (10/11) sore.

Amin memastikan, jika hari ini telah menjadwalkan pemanggilan terhadap pelapor dan terlapor. Namun terlapor tidak dapat memenuhi panggilan Gakumdu dengan alasan sakit flu. 

"Kami telah memanggil terlapor dan pelapor. Tetapi yang hadir dan saat ini yang kita mintai keterangan baru dari pelapor, sementara yang terlapor berhalangan hadir karena sakit flu, dan ada keluarganya yang meninggal," terang Amin.

Meski begitu, pihak Gakumdu akan tetap memintai keterangan terhadap Kepala Sekolah SMA Negeri ini via daring. "Tetap kita mintai keterangan melalui daring. Sebab keterangan kedua belah pihak ini menjadi penting bagi kami dalam mengambil tindakan nantinya," jelasnya.

Amin menegaskan jika nanti sudah cukup bukti kuat pada kasus ini dan terdapat pelanggaran pemilu, maka hukumanya adalah pidana. "Sementara ini masih dalam proses dan dugaannya pelanggaran pidana pemilu," tegasnya.

Sementara itu, pelapor dugaan kasus pelanggaran pemilu ini, Djoni Eko Prasetyo menyebutkan jika dirinya melaporkan dengan bukti video berdurasi 30 detik.

"Kami melaporkan ke Gakumdu dengan bukti video dan empat poin materi laporan pelanggaran pemilu," terang Djoni kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Djoni, empat poin yang dilaporkan adalah terkait pelanggaran karena berkampanye di hari tenang, pelanggaran ASN, berkampanye di tempat ibadah di lingkungan sekolah, dan pelanggaran protokol Covid-19.

Dengan adanya kasus ini, pihak Gakumdu yang di dalamnya terdiri dari unsur TNI-Polri bermaraton melakukan proses penyelidikan untuk segera melakukan penindakan. (qom/ian) 

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...