Petugas BPBD Lamongan berusaha membendung tanggul yang jebol. (foto: ist)
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Lamongan tiga hari terakhir membuat volume air terus meningkat. Akibatnya, Tanggul Sungai Mengkuli Dusun Dorogede, Desa Gedangan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan jebol.
"Hari ini kami sedang mengupayakan untuk mengatasi jebolnya tanggul. Ada 3 titik tanggul yang jebol dengan ukuran panjang masing-masing 20 sampai 25 meter," terang Muslimin, Kasi Tanggap Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Senin (14/12/2020) siang.
BACA JUGA:
- Pemkab Lamongan Salurkan 54 Ton Beras dan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Banjir
- Banjir Luapan Bengawan Jero Lamongan Mulai Surut, Sejumlah Jalan Alami Kerusakan
- Sempat Surut, Banjir Bengawan Jero Kembali Genang Permukiman Warga Lamongan
- Jarang Banjir, Puluhan Rumah di Moropelang Lamongan Terendam Air Luapan Sungai
Menurut Muslimin, pihaknya terjun langsung ke lokasi dengan segala perlengkapan hingga menerjunkan ekskavator untuk segera membendung tanggul yang jebol.
"Peralatan yang kita pakai adalah gedek guling 12 lembar, bongkotan 25 batang, terpal 5 lembar," ujarnya.
Dalam penanganan tanggul jebol tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lamongan berkoordinasi dengan kepala desa yang kemudian dibantu pihak Polsek dan Koramil Sukodadi.
Ditambahkan Muslimin, akibat tanggul jebol tersebut air merendam puluhan hektare area persawahan milik warga Dusun Dorogede dan Desa Rancang Kencono.
"Area persawahan banyak yang terendam, bahkan jalan penghubung Dusun Dorogede dan Desa Rancang Kencono mengalami kerusakan," pungkasnya. (qom/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




