Kamis, 13 Mei 2021 09:48

​Turun Nyebur ke Luapan Banjir Pamekasan, Gubernur Khofifah Bagikan Nasi Bungkus

Sabtu, 19 Desember 2020 13:08 WIB
Editor: mma
​Turun Nyebur ke Luapan Banjir Pamekasan, Gubernur Khofifah Bagikan Nasi Bungkus
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan nasi bungkus pada korban banjir di kawasan Patemon Jung Cang-cang Pamekasan Madura, Sabtu (19/12/2020). foto: instagram/ khofifah.ip

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Pagi-pagi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung turun ke lokasi banjir di Pamekasan Madura, Sabtu (19/12/2020). Gubernur perempuan pertama di Jatim itu bahkan menceburkan diri ke luapan air yang tingginya sempat setinggi pinggang orang dewasa itu. 

Khofifah menyapa para korban banjir, terutama di kawasan Patemon dan Jungcang-cang Pamekasan, dengan membagi-bagikan nasi bungkus.

“Lansia dan difabel sudah dievakuasi, dapur umum sudah dipersiapkan. Saya dan bupati Pamekasan menyisir sambil memberikan nasi bungkus,” tutur Khofifah dalam instagram pribadinya: khofifah.ip, Sabtu (19/12/2020).

BACA JUGA : 

Tinjau Kesiapan Masjid Al Fattah Mojokerto, Gubernur Khofifah Ingatkan Sandal Dibawa di Samping Shaf

Tingkatkan Kualifikasi Akademik Guru Diniyah, Pemprov Jatim Berikan 510 Beasiswa Senilai Rp15 M

Pemprov Jatim Beri Santunan 2.137 Keluarga Korban Meninggal Akibat Covid-19

Beri Perhatian Wong Cilik, Gubernur Khofifah Berbagi 200 Paket Sembako

(foto: instagram)

Menurut Khofifah, penyebab banjir di kawasan ini adalah sedimentasi sungai Gere Manjeng dan kurang berfungsinya pintu air. Gere Manjeng adalah bahasa Madura yang artinya “kaku berdiri”. Gere Manjeng adalah nama sungai di Pamekasan Madura.

Khofifah mengingatkan agar warga Jawa Timur waspada terhadap banjir. “Banjir berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur. Tolong semua warga siaga, sambil kita benahi berbagai infrastruktur yang rusak,” imbau Khofifah. 

(foto: antaranews.com)

Sekitar enam jam hujan mengguyur Madura, terutama Kabupaten Pamekasan, Jumat (18/12/2020). Banyak rumah warga terandam banjir. Bahkan banjir merendam rumah warga di empat kelurahan. Yaitu Patemon, Gladak Anyar, Jungcang-cang, dan Parteker. (tim)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...