Sabtu, 10 April 2021 21:34

Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Bantuan Pupuk Gratis dari Kementan

Selasa, 29 Desember 2020 15:00 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Bantuan Pupuk Gratis dari Kementan
Sunarti, Ketua Poktan Purwo Dadi Desa Parakan, Kecamatan Trenggalek saat berada di area PATB miliknya. (foto: HERMAN/ BANGSAONLINE)

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Ir. Didik Susanto menjelaskan ada beberapa kriteria bagi poktan (kelompok tani) yang berhak mendapat bantuan pupuk gratis jenis NPK dari Kementan (Kementrian Pertanian).

"Kriteria tersebut adalah petani itu harus tergabung dalam poktan dan memiliki lahan PATB (Perluasan Area Tanam Baru) terutama tanaman padi," ungkap Didik ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/12/2020).

Dia menerangkan, apabila petani itu tidak tergabung dalam poktan dan tidak memiliki lahan PATB, maka ia tidak berhak mendapat bantuan pupuk gratis dari Kementan. PATB adalah sebuah lahan yang sebelumnya ditanami tanaman tegakan yang selanjutnya diubah oleh petani menjadi lahan untuk tanaman padi.

"Jadi misalkan petani hutan yang tergabung dalam poktan dan telah bekerja sama secara legal dengan Perhutani kemudian mengubah lahannya menjadi lahan untuk tanaman padi, ya petani itu berhak mendapat bantuan pupuk gratis," terangnya.

BACA JUGA : 

Bupati Arifin Tinjau Proyek Strategis Nasional Bendungan Tugu

Datangi Gedung DPRD Trenggalek, Puluhan Perwakilan Perangkat Desa Tolak Refocusing ADD

Modal Rp5 Juta, Petani Bawang Merah di Trenggalek Ini Raih Untung Besar

Tinjau Belajar Tatap Muka, Wabup Syah: SMPN 2 Watulimo Bisa Jadi Contoh Sekolah Lain

"Jadi misalkan petani hutan yang tergabung dalam poktan dan telah bekerja sama secara legal dengan Perhutani kemudian mengubah lahannya menjadi lahan untuk tanaman padi, ya petani itu berhak mendapat bantuan pupuk gratis," terangnya.

Karena itu, lanjutnya, petani yang sejak dahulu telah memiliki lahan tanaman padi tidak termasuk dalam PATB.

Kendati demikian, kata Didik, meski petani itu tergabung dalam poktan dan memiliki PATB namun tidak diusulkan oleh poktan, maka bisa dipastikan petani itu tidak mendapatkan bantuan pupuk gratis dari Kementan.

Sementara itu, Sunarti, Ketua Poktan Purwo Dadi Desa Parakan, Kecamatan Trenggalek yang telah mendapat bantuan pupuk gratis jenis NPK dari Kementan mengatakan bahwa dirinya sengaja mengubah lahan tegakan menjadi lahan tanaman padi karena adanya program PATB dari Kementan.

"Sebelumnya lahan ini lahan yang ditanam tebu, terus kemudian beralih ke lahan tanaman padi," kata Sunarti.

Sunarti mengaku mengubah lahan tebunya menjadi lahan tanaman padi, karena ada bantuan pupuk gratis dari program Kementan berupa PATB. Dia juga menjelaskan bahwa bantuan pupuk yang diterima oleh Poktan Purwo Dadi sejumlah 6 ton. Bantuan tersebut sudah dibagikan secara gratis kepada anggotanya.

Selain itu, wanita paruh baya ini juga menjelaskan bahwa lahan yang kini ditanami padi saat ini hanya mengandalkan air dari hujan atau biasa dikenal dengan istilah tadah hujan.

Dengan adanya bantuan tersebut, Sunarti menyampaikan terima kasih kepada Kementan dan dia pun berharap agar ke depan bantuan dari Kementan akan lebih banyak lagi bagi petani di Trenggalek.

Sekadar diketahui, sejumlah 136 poktan yang berada 12 kecamatan di Kabupaten Trenggalek telah menerima bantuan pupuk gratis dari Kementan sejumlah 540 ton dalam dua minggu terakhir ini. Sementara dua kecamatan, yakni Watulimo dan Pogalan tidak mendapatkan bantuan pupuk gratis dari program PATB Kementan. (man/zar)

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...