Selasa, 02 Maret 2021 14:27

Resmikan Pendampingan Dana Desa, Bupati Pungkasiadi: Kelolalah DD dengan Baik Sesuai Aturan

Rabu, 13 Januari 2021 16:43 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Resmikan Pendampingan Dana Desa, Bupati Pungkasiadi: Kelolalah DD dengan Baik Sesuai Aturan
Bupati Pungkasiadi ketika meresmikan peluncuran dana desa. (foto: ist)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Mojokerto bakal meluncurkan program dana desa (DD) dari pemerintah pusat. Pada tahun ini, besaran anggaran proyek yang berjalan sejak 2015 mencapai Rp 238.562.799.000.

Pendampingan DD sendiri diresmikan oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi di Vanda Gardenia Hotel Trawas, Rabu (13/1/2021).

Sekadar diketahui, anggaran ini dibagikan kepada seluruh desa berdasarkan alokasi dasar, alokasi afirmasi, alokasi kinerja, dan alokasi formula. Nominal DD yang paling sedikit diterima adalah Rp 610.844.000 dan paling banyak Rp 1.273.107.000.

Selanjutnya, Bupati Pungkasiadi menjelaskan pada kegiatan fasiitasi jika sistem penyaluran DD mengalami perubahan. Bupati meminta agar semua perubahan tersebut, betul-betul diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan.

“Saya berpesan, kelolalah DD dengan baik sesuai aturan dan pedoman. Semua harus transparan dan akuntabel, terlebih lagi kita juga sedang berjuang menghadapi pandemi. Kalau suatu desa kinerjanya baik, pasti akan ada reward yang diberikan,” kata bupati.

Terkait giat acara, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto M. Hidayat pada laporan sambutan menjelaskan bahwa kegiatan fasilitasi akan dilangsungkan selama dua hari (13-14 Januari 2021) yang diikuti camat dan kades.

Hari pertama kegiatan diikuti peserta dari Kecamatan Dlanggu, Kutorejo, Pungging, Ngoro, Mojosari, Jetis, Dawarblandong, Kemlagi, dan Gedeg. Sedangkan pada hari kedua, akan diikuti Kecamatan Jatirejo, Gondang, Trawas, Pacet, Bangsal, Mojoanyar, Trowulan, Puri, dan Sooko. Hidayat juga mengabarkan perkembangan status desa mandiri yang ada di Kabupaten Mojokerto.

“Perlu kami laporkan juga, desa mandiri kita naik signifikan. Tahun sebelumnya adalah 12, sekarang jadi 22. Bagi desa mandiri yang berjumlah 22 ini, penyalurannya dibagi menjadi dua tahap, yakni 60 persen dan 40 persen. Tahun ini pula, ada 30 desa yang dapat reward dari pusat. Jumlah ini lebih banyak, karena tahun sebelumnya hanya 14 desa. Artinya, makin banyak desa-desa di wilayah kita yang meningkat kinerjanya,” jabar Hidayat. (yep/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 02 Maret 2021 10:04 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tokoh konservatif di-bully. Gara-gara mereka dikabarkan menyembah berhala emas Donald Trump. Ini mengingatkan pada kasus jaman Nabi Musa. Tapi pendeta Tommy Zegan, sang pembuat patung membantah. Lalu bagaimana...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...