Senin, 08 Maret 2021 13:16

Normalisasi Total Kali Lamong Dimulai dari Hilir, Butuh Lahan 110 Hektare

Jumat, 22 Januari 2021 11:05 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Normalisasi Total Kali Lamong Dimulai dari Hilir, Butuh Lahan 110 Hektare
Mujid Riduan.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik merespons langkah cepat calon bupati terpilih Fandi Akhmad Yani yang akan langsung melakukan normalisasi total Kali Lamong, begitu dilantik sebagai bupati. Normalisasi anak Sungai Bengawan Solo ini, akan dilakukan mulai dari hilir Kali Lamong di Desa Sukorejo Kecamatan Kebomas.

"Sesuai hasil studi LARAP (Land Acquasition and Resettlement Action Plan), normalisasi dilakukan dari hilir agar penampungan untuk pembuangan air lebih lebar. Sehingga, gelontoran air dari hulu cepat terbuang," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (22/1/2021).

Menurut Mujid, jika normalisasi Kali Lamong dimulai dari hulu dan hilir tetap menyempit, maka tetap tak akan mampu menampung debit air. "Makanya, kami sepakat normalisasi dimulai dari hilir," jelas Ketua DPC PDIP Gresik ini.

Mujid menjelaskan, normalisasi tersebut membutuhkan lahan cukup besar. Dari pemaparan BBWS, lahan yang dibutuhkan sepanjang 109,66 hektare atau hampir 110 ha. Lahan yang akan digunakan itu ada yang berstatus milik pribadi (perorangan), tanah kas desa (TKD), hingga tanah negara (TNK).

"Makanya, DPRD telah meminta tim Pemkab Gresik untuk memetakan status tanah untuk pembebasan," terang Mujid.

Untuk pembebasan lahan, pemkab telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar pada APBD 2021. Kemudian, akan kembali dianggarkan untuk tambahan pada APBD-Perubahan 2021.

"Agar beban Kabupaten Gresik tak terlalu berat dalam menanggung anggaran untuk pembebasan lahan, DPRD berharap keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar membantu alokasikan anggaran untuk pembebasan lahan," harapnya.

Mujid mengapresiasi normalisasi Kali Lamong yang merupakan program prioritas Gus Yani-Bu Min. "Jadi, Gus Yani-Bu Min targetnya dalam lima tahun menjabat, Kali Lamong harus tuntas sehingga tak kembali meluap," katanya.

Berdasarkan data BBWS, Kali Lamong yang membentang di Kabupaten Gresik sepanjang 64 km serta melintasi 24 desa di 5 kecamatan. Untuk mengatasi luapan Kali Lamong di musim hujan, maka dibutuhkan normalisasi total. 

"Estimasi tahun 2019 untuk proyek normalisasi total Kali Lamong di luar pembebasan lahan dibutuhkan anggaran sekitar Rp Rp 960 miliar," paparnya.

Lanjut Mujid menambahkan, dari hasil pemaparan BBWS bahwa Kali Lamong saat ini mengalami pendangkalan dan hanya mampu menampung air 250 m3 per detik. Sedangkan air hujan yang masuk rata-rata 700 m3 per detik.

"Untuk pengendapan (sedimen) rata-rata 5 mili per hari. Sehingga, setahun mencapai 1 juta kubik. Saat ini, ada sekitar 3 juta meter kubik sedimen yang akan diangkut di Kali Lamong saat dilakukan normalisasi. Makanya, ketika curah hujan tinggi, air langsung meluber karena Kali Lamong tak mampu menampung," pungkasnya. (hud/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...