
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menjadi orang pertama yang divaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Rabu (27/1/2021).
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Kabupaten Pamekasan dilakukan di dua tempat, yakni Mandhapa Agung Ronggosukowati dan Puskesmas Kowel Kecamatan Pamekasan.
Selain Bupati Pamekasan, yang menerima vaksin Covid-19 kali ini adalah Ketua Pengadilan Negeri, Kajari, Kapolres, dan Dandim 0826/Pamekasan, serta dari MUI, NU, dan Muhammadiyah Kabupaten Pamekasan. Sedangkan Ketua DPRD dan Sekdakab, ternyata tidak bisa dilakukan vaksinasi karena kesehatannya tidak memungkinkan, sehingga harus ditunda. Untuk yang sudah divaksin akan mendapatkan vaksin selanjutnya setelah 14 hari kemudian.
Usai divaksin, Bupati Baddrut Tamam mewakili Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengucapkan terima kasih kepada seluruh forkopimda dan ormas, karena pada pagi ini berjalan dengan baik dan lancar.
"Semua berkat dari komitmen dari seluruh teman-teman forkopimda juga dari ormas yang ada di Kabupaten Pamekasan," kata Baddrut Tamam.
Dia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksin ini dilakukan secara profesional oleh vaksinator yang sudah dilatih, "Alhamdulillah, saya merasakan tidak ada sakit bekas vaksinnya juga tidak ada memar," ungkapnya.
Mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu berharap, vaksinasi yang akan terus dilaksanakan di Kabupaten Pamekasan bisa berjalan dengan lancar.
"Mudah-mudahan 70% masyarakat di Kabupaten Pamekasan bisa divaksin sehingga pandemi Covid-19 segera berlalu dari Indonesia dari Kabupaten Pamekasan, dan mudah-mudahan kehidupan bisa normal kembali," tuturnya.
"Besar harapan kita semua, saya dan seluruh teman-teman forkopimda, kita dukung bersama-sama vaksinasi Covid-19 yang terbukti aman, terbukti halal dari hasil kajian MUI," pungkasnya.
Sementara itu, Perwakilan MUI Pamekasan Moh. Haidar Dardiri mengajak masyarakat untuk tak takut divaksin Covid-19. "Karena vaksin ini sudah mendapatkan rekomendasi dari MUI, sudah halal dan suci, demikian juga sudah mendapatkan rekom BPOM," ungkap Moh. Haidar.
"Vaksin ini penting bagi kebutuhan kita agar betul-betul kita dan masyarakat bisa terlindungi dari pandemi Covid-19," tukasnya. (adv)