Tersangka Pencurian di Pasuruan Diduga Dianiaya Polisi Hingga Testis Pecah, Ini Kata Kasatreskrim

Tersangka Pencurian di Pasuruan Diduga Dianiaya Polisi Hingga Testis Pecah, Ini Kata Kasatreskrim Ilustrasi.

Terpisah, Kasatreskrim AKP Adrian Wimbarda mengungkapkan bahwa berdasarkan catatan kepolisian, tersangka adalah target operasi (TO) kasus pencurian pikap di sejumlah lokasi. Ia tercatat terlibat dalam kasus pencurian pikap di wilayah hukum Polsek Nongkojajar, Puspo, dan Purwodadi. Selain itu, tersangka juga terlibat dalam aksi penjambretan di wilayah Kejayan.

Adrian membantah jika pihak petugas melakukan pemukulan hingga membuat buah zakar atau testis korban pecah. Menurutnya, korban memiliki riwayat hernia. Sudah lima tahun lamanya hernia itu dirasakannya.

“Selang beberapa hari kami tangkap, ia mengeluhkan sakit hernia yang dideritanya,” beber AKP Adrian.

Melihat kondisi pelaku tidak sehat, pihak kepolisian langsung melarikannya ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan. Tanggal 21 Januari, korban menjalani screening untuk memastikan kondisinya sehat dari korona. Selanjutnya, tanggal 22 Januari kemudian, ia menjalani operasi hernia yang dideritanya.

Ia pun membantah kalau ada anggota menganiaya tersangka hingga membuat kakinya patah. Kasatreskrim juga membantah ada tembakan tiga kali di kaki terduga pelaku. Disampaikan Adrian, tersangka ditangkap pada 13 Januari. Ketika itu, ada dua orang lain yang juga turut diamankan.

“Tapi, dua lainnya kami lepas, karena tidak ada cantolan untuk menangkap keduanya. Sementara, hanya tersangka Syaifullah yang kami tangkap,” ujarnya. (maf/par/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Rumah Dua Pengedar Sabu di Pasuruan Digerebek Polisi, Satu di antaranya Menangis Histeris':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO