Petugas mengatur pengalihan lalu lintas akibat jalan yang tergenang banjir di Bandar Kedungmulyo, Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Arus lalu lintas jalur Nasional Madiun-Surabaya yang tergenang banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Brawijaya yang berada di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, terpaksa dialihkan.
Hal ini diungkapkan Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat melakukan peninjauan di jalur tersebut. Pengalihan arus lalu lintas dilakukan bagi kendaraan yang melintas di Jl Raya Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo.
BACA JUGA:
- Banjir Rendam 525 Hektare Sawah dan Ratusan Rumah, DPUPR Jombang Bersihkan Sumbatan di Sungai
- Pemkab Jombang Data Keadaan Tanggul Pascabanjir
- Kapolres Jombang Beri Bantuan Bahan Makanan dan Sapa Warga Terdampak Banjir
- Hujan Deras Akibatkan Banjir 13 Titik, Pemkab Jombang akan Lakukan Normalisasi Sungai
“Karena jalan ini tergenang air setinggi sekitar 10 centimeter, jadi terpaksa kita alihkan arus lalu lintas bagi kendaraan yang melintas,” ujarnya, Kamis 04/02/21.

Dijelaskan, tanggul Sungai Brawijaya jebol karena tak kuat menahan gerusan air. Ada dua titik tanggul sungai yang jebol, yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter, dan di Dusun Kedunggabus jebol sepanjang 10 meter.
“Tanggul ini jebol sekitar jam 03:00 WIB dini hari. Air meluber ke persawahan dan juga menggenani jalan raya Nasional,” terang kapolres.
Guna mengantisipasi hal itu, Polres Jombang menerjunkan anggotanya untuk mengatur lalu lintas dengan sistem pengalihan arus. Kendaraan kecil dari berat dialihkan melalui Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Sedangkan arus lalu lintas dari timur melalui pintu Tol Kayen atau depan Masjid Moeldoko.
“Kita terjunkan anggota untuk mengatur pengalihan arus lalulintas agar tidak tersendat,” pungkas kapolres.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




