Salah satu penjual durian di Jalan Protokol Kabupaten Trenggalek, Jumat (13/2). Foto: herman/Bangsaonline.com
TRENGGALEK (BangsaOnline) – Puluhan penjual durian dadakan memenuhi sepanjang Jalan Protokol Kabupaten Trenggalek, yakni Jl Panglima Sudirman dan Jl Yos Sudarso. Mereka menjajakan buah durian sejak jam pukul 08.00 WIB- 21.00 WIB. Menjamurnya penjual durian ini karena pertengahan bulan Februari awal musim panen durian. Sedangkan panen raya durian biasanya terjadi pada Maret.
Sugito penjual buah Durian asal kecamatan Gandusari mengatakan, minat pemebeli durian pada pertengahan musim ini lumayan banyak. Dalam sehari, dirinya mampu menjual sampai puluhan buah durian.
BACA JUGA:
- Kenduren Duren Wonosalam 2025 Berlangsung Meriah, Wabup Jombang: Bentuk Rasa Syukur
- Jatim Penghasil Durian Terbesar, Khofifah Bakal Jadikan Ekspor Unggulan Demi Kesejahteraan Petani
- Jelang Musim Balap, Mario Aji Sambangi Kediaman Khofifah dan Disuguhi Durian Black Thorn Khas Blitar
- Usai Viral di TikTok Milik Khofifah, Durian Black Thorn Blitar Mulai Dilirik Pasar Luar Negeri
“Dalam sehari rata-rata buah durian yang terjual sebanyak 65 buah” ungkapnya.
Selain itu harga durian kali ini juga cukup baik. Menurut Sugito, harga buah durian yang paling besar bisa mencapai harga Rp 60.000. Sedangkan untuk ukuran terkecil dipatok Rp 15.000.
Untuk memenuhi pasokan stok buahnya, Sugito mengaku seluruh buah durian miliknya dikulak kebun durian di Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






