Ikan paus yang mati karena terdampar dikubur secara massal di pesisir Modung Bangkalan Madura, Sabtu (20/2/2021). foto: ist/ bangsaonline.com
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan dan penguburun 52 ikan paus yang terdampar di pesisir Modung Bangkalan Madura. Menurut dia, permasalahan ini bisa segera teratasi merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas sebagai wujud kepedulian lingkungan.
"Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, termasuk para nelayan dan relawan, sehingga masalah paus yang terdampar ini bisa segera kita atasi bersama. Ini adalah wujud rasa cinta dan peduli kepada lingkungan dan makhluk hidup di sekitar kita," kata Gubernur Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (20/2/2021).
BACA JUGA:
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE.COM, Gubernur Khofifah menyampaikan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Tim Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut untuk mengetahui penyebab terjadinya ikan Paus terdampar di daerah Modung - Bangkalan tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan terus meng-update terkait penelitian sampel dari ikan paus mati yang dilakukan oleh FKH Unair Surabaya.

"Kami akan terus meng-update untuk sampel ikan paus mati yang dilakukan oleh FKH Unair. Hasil penelitian ini penting sebagai rekomendasi, agar kita bisa melakukan pencegahan sehingga tidak sampai terjadi kejadian yang sama," kata Gubernur Khofifah
Dalam rilis dari Pemprov Jatim yang diterima BANGSAONLINE.COM menyebutkan, pada Kamis (18/2) ditemukan rombongan ikan paus jenis pilot terdampar di Perairan Pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura.
Berdasarkan data update informasi per Jumat (19/2) terdapat 52 paus yang terdampar. Di mana, 49 di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan mati, sedangkan 3 ekor paus sudah diupayakan kembali ke laut lepas. Namun demikian, per hari ini Sabtu (20/2) dua ekor paus yang telah diupayakan kembali ke laut lepas, ditemukan mati meskipun telah dicoba hingga 4 kali pengembalian. Sehingga, hanya 1 ekor yang berhasil kembali ke laut lepas dan akan terus dipantau perkembangannya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




