Kamis, 15 April 2021 02:45

Konflik Internal, 70 Santri di Ngadiluwih Terlantar

Senin, 15 Maret 2021 14:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Konflik Internal, 70 Santri di Ngadiluwih Terlantar
Para santri laki-laki saat ikut membantu mengangkat material di lokasi pembangunan Ponpes Mifa yang baru.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sedikitnya 70 santri Ponpes Mifa di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, nasibnya terkatung-katung karena pondok yang menjadi tempat mereka menimba ilmu mengalami konflik internal. Kini puluhan santri dari berbagai daerah, termasuk dari luar Jawa seperti NTT itu, harus terlantar.

Beruntung ada salah satu wali santri yang berbaik hati dengan mewakafkan sebagian tanah pekarangannya di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, untuk menampung mereka. Tentu saja mereka tidak bisa langsung menempati, karena masih harus dibangun terlebih dulu.

KH. Ahyar Sya'roni, Pengasuh Ponpes Mifa, mengatakan membenarkan telah terjadi konflik internal di pondoknya, sehingga para santri harus mengalah.

"Kami beruntung ada salah satu wali santri yaitu Pak Haji Mahmud yang mewakafkan sebagian tanahnya untuk menampung para santri. Tapi karena yang diwakafkan masih berupa pekarangan, maka masih perlu waktu karena harus membangun dulu tempatnya," kata Kiai Ahyar Sya'roni, Senin (15/3).

BACA JUGA : 

Warga Klanderan Kediri Temukan Benda Diduga Cagar Budaya Saat Bersih-bersih Sungai

Jembatan Desa Kedawung Terancam Ambrol, Pemdes Minta Pemkab Kediri Segera Bangun Plengsengan

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Semeru, Kapolres Kediri: Tingkatkan Kepekaan dan Kesiapsiagaan

Gegana Brimob Polda Jatim Ledakkan Tas Hitam Diduga Berisi Bom di Kediri, Ternyata Isinya Hanya ...

"Kami beruntung ada salah satu wali santri yaitu Pak Haji Mahmud yang mewakafkan sebagian tanahnya untuk menampung para santri. Tapi karena yang diwakafkan masih berupa pekarangan, maka masih perlu waktu karena harus membangun dulu tempatnya," kata Kiai Ahyar Sya'roni, Senin (15/3).

Menurut Kiai Ahyar Sya'roni, tanah yang diwakafkan itu masih satu kecamatan, tepatnya di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih. Tanah wakaf itu saat ini masih dalam proses pembangunan.

"Ini tadi sebagian santri laki-laki ikut membantu dengan mengangkut bahan material seperti batu bata dan batako. Sedangkan untuk membangun pondoknya sendiri melibatkan tukang bangunan," tambah Kiai Ahyar.

Sementara itu, salah satu santri asal NTT, Don Dasilva Dona (17), mengaku sedih dengan kepindahannya dari pondok pesantren lama. Tapi Don Dasilva tetap mengikuti apa kata kiainya.

"Ketika kami diajak pindah ke sini, kami ya nurut saja. Karena memang belum ada bangunannya, ya kami harus membantu ikut angkat-angkat batu bata dan batako ini," kata Don Dasilva yang mengaku dari Kupang, NTT, itu.

Sedangkan Drs. Manon Kusiroto, Perangkat Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, menjelaskan bahwa pihak desa akan mendukung pembangunan pondok pengganti, sebagai tempat para santri dalam menuntut ilmu.

"Tentu saja pihak desa menyarankan pengurus pondok pesantren untuk melengkapi syarat-syarat pendirian pondok, agar di kemudian hari tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Manon.

Menurut Manon, selain wali santri yang mewakafkan sebagian tanahnya, ternyata para tetangga juga ikut mewakafkan tanahnya untuk membangun pondok.

"Warga juga banyak yang membantu dalam bentuk lain, seperti mengirim bahan material dan bahan makanan," pungkas mantan Ketua PPK Ngadiluwih itu. (uji/rev)

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...