Rabu, 16 Juni 2021 15:29

PWI dan IJTI Kota Mojokerto Gelar Teatrikal Kecam Aksi Kekerasan, Forkopimda Lepas Merpati

Selasa, 30 Maret 2021 17:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
PWI dan IJTI Kota Mojokerto Gelar Teatrikal Kecam Aksi Kekerasan, Forkopimda Lepas Merpati
Aksi teatrikal penganiayaan terhadap pekerja media. foto: YUDI EKO P/BANGSAONLINE

KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Aksi keprihatinan terhadap Wartawan Tempo Nurhadi masih bergulir. Di Mojokerto, aliansi pekerja media cetak, tv, radio, dan online tumplek-blek di alun-alun kota setempat.

Massa aksi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam dugaan tindak kekerasan oknum aparat terhadap profesi jurnalis.

Aksi itu diwarnai aksi teatrikal penyerangan oknum aparat terhadap pekerja pers. Massa aksi yang berjumlah hampir 100 orang tersebut juga melakukan membuang id card di jalanan berikut kamera sebagai bentuk perlawanan. Alat kerja tersebut selanjutnya ditaburi dengan bunga sebagai simbol matinya demokrasi.

Ketua PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto dalam orasinya, mengecam dan mengutuk tindakan barbar aparat. "Kami mengutuk dan mengecam keras tindakan barbar aparat. Semua aktor kekerasan harus diganjar hukuman," ucapnya.

BACA JUGA : 

Peduli Anak Yatim, IJTI Kediri Gelar Bukber dan Bagikan Santunan di Panti Asuhan Ar Risalah

Berbagi untuk Negeri, Tjiwi Kimia dan PWI Mojokerto Salurkan Paket Sembako ke Anak Yatim dan Duafa

Bawaslu Mojokerto Libatkan PWI Dalam Pengawasan Pemilu

Jelang Lebaran, PWI Sidoarjo Bagi-bagi Sembako ke Sopir Angkot

Sebagai ketua PWI, ia juga menyampaikan sejumlah pernyataan sikap, yakni mengingatkan semua kalangan bahwa wartawan dilindungi undang-undang, kode etik yang sah di mata hukum.

"Kekerasan yang menimpa Nurhadi adalah bentuk ancaman terhadap pers nasional. Yakni ancaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers yang sejatinya harus dilindungi negara," katanya.

PWI juga mendesak aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara tuntas dan membawa pelaku ke pengadilan.

(Jajaran Forkopimda dan ketua PWI Mojokerto melepaskan merpati sebagai simbol kebebasan berpendapat dan berorganisasi)

Aksi orasi itu dilakukan secara bergantian oleh para wartawan, seperti oleh Mujiono dari Jurnal Mojo.com dan Shiro dari Lentera Inspiratif.com

Aksi dilanjutkan dengan aksi peletakan id card dan kamera di jalanan, dan dilanjutkan dengan aksi tabur bunga. Di atas alat kerja yang diletakkan sebagai simbol perlawanan tersebut, dua wartawan diserang secara beramai-ramai oleh wartawan yang lain. Aksi teatrikal wartawan ini mendapat penjagaan cukup ketat dari aparat kepolisian setempat.

Yang menarik, aksi ini dihadiri oleh segenap jajaran Forkopimda. Mulai dari Kapolres Mojokerto Kota, Kapolres Mojokerto, Wawali Mojokerto, Kejari Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, dan Kemenag setempat.

Wawali Mojokerto Achmad Rizal Zakaria sempat memberikan sambutan dalam aksi ini. Orang nomor dua di Kota Mojokerto ini secara tegas mengecam aksi kekerasan terhadap media. "Kami tidak dapat membenarkan dan mengecam aksi tersebut. Namun kita mendengar kasus ini sudah diusut oleh aparat kepolisian, dan kita serahkan penanganannya kepada petugas,'' ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kabupaten Mojokerto AKBP Dony Alexander memaparkan, jika pihaknya mendukung apa yang dikatakan wawali. "Kami mendukung apa yang dikatakan Pak Wawali, dan mempercayakan pengusutan dugaan kekerasan terhadap wartawan melalui tim yang dibentuk Polda Jatim,'' paparnya.

Dia menjelaskan jika di Mojokerto, pihaknya tetap menjaga sinergitas yang telah terjalin selama ini antara polres dan wartawan. "Di Mojokerto kita menjalin sinergitas antara kepolisian dan wartawan," pungkasnya.

Aksi itu ditutup dengan pelepasan burung merpati oleh Forkopimda dan Ketua PWI Mojokerto sebagai simbol ketulusan dan kebebasan wartawan. (yep/ian) 

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...