Kamis, 24 Juni 2021 22:25

Razia Kamar Kos di Kota Blitar, Petugas Temukan Pasangan di Bawah Umur

Jumat, 09 April 2021 13:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Razia Kamar Kos di Kota Blitar, Petugas Temukan Pasangan di Bawah Umur
Para pasangan bukan suami istri yang terjaring petugas gabungan saat razia kos-kosan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Sejumlah pasangan bukan suami-istri terjaring razia kos oleh petugas gabungan, Jumat (9/4/2021).

Mereka diamankan dalam penggerebekan di sejumlah indekos di kawasan Kelurahan Sanan Wetan dan Bendogerit Kecamatan Sananwetan. Ada 15 pasangan di Kelurahan Sanan Wetan dan 7 pasangan di Kelurahan Bendogerit yang berhasi diciduk petugas.

Ironisnya, dari puluhan pasangan itu ada yang masih di bawah umur. Bahkan ada yang baru berusia 14 tahun. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, seluruh pasangan mesum dibawa ke Kantor Kecamatan Sanan Wetan untuk dilakukan pembinaan.

"Hari ini kami melaksanakan operasi kos menjelang bulan suci Ramadhan. Sasarannya sampling di wilayah yang jumlah rumah kosnya banyak, yakni Sanan Wetan dan Bendogerit. Mereka yang kita bawa ke kecamatan adalah pasangan yang secara usia masih di bawah umur. Karena tadi ada beberapa yang usianya masih belasan tahun. Kita bawa, kita lakukan pendalaman dan pembinaan kenapa mereka bisa kos satu kamar," ujar Camat Sanan Wetan Heru Eko Pramono.

BACA JUGA : 

Ditinggal Mandi, Motor Scoopy Warga Binangun Blitar Diembat Maling

Pasien Covid-19 di Blitar yang Kabur dari Kamar Isolasi, Akhirnya Ditemukan Polisi

Pasien Covid-19 di RS Syuhada Haji Kota Blitar Kabur dari Ruang Isolasi

Selama Pandemi, 115 Anak di Kabupaten Blitar Terpapar Covid-19

Dia menjelaskan, selain untuk menciptakan suasana kondusif menjelang bulan suci Ramadhan, razia ini juga sebagai langkah antisipasi pasca kasus prostitusi online yang melibatkan enam pelajar di Kecamatan Sanan Wetan.

"Selain menjelang bulan Ramadhan ini, juga karena ada kasus prostitusi kemarin. Kos yang ada kasus juga kita datangi. Ada juga penghuni kos yang kami bawa. Kami cek memang kondisi kosnya mendukung untuk terjadinya hal-hal negatif. Yang jelas ini juga menjadi semacam peringatan kepada pemilik kos, apabila kita operasi lagi dan terjadi lagi kita usulkan izinnya dicabut," tegasnya.

Mereka yang terjaring razia juga di-rapid test antibodi. Hasilnya dua orang dinyatakan reaktif dan langsung dibawa ke Puskesmas Sanan Wetan untuk dilakukan swab test. (ina/rev)

Pasuruan Zona Merah, Vaksinasi Digencarkan
Selasa, 22 Juni 2021 23:42 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan Menggelar Vaksinasi Massal Selasa Siang Tadi(22/06/2021). Vaksinasi Ini Dilakukan Di Alam Terbuka, Tepatnya Di Wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan. Warga Terlihat Antusias Mengantre Untuk Mengikuti Vaksi...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Kamis, 24 Juni 2021 07:56 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sejak Covid-19 melonjak lagi secara drastis, penanganan Covid-19 tampak kewalahan. Vaksinasi belum maksimal. Alternatif lain belum mendapat izin. Bahkan konvalesen kini jadi barang langka.Benarkah? Silakan simak tuli...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...