Kamis, 13 Mei 2021 10:31

​Pengurus Pergunu Surabaya Dilantik, Kiai Asep Ingatkan Guru, Tak Ada Murid Bodoh

Sabtu, 10 April 2021 23:44 WIB
Editor: mma
​Pengurus Pergunu Surabaya Dilantik, Kiai Asep Ingatkan Guru, Tak Ada Murid Bodoh
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. (berbaju putih) dan Drs. KH. Fathurrohman, M.Pdi (nomor dua dari kiri) dalam acara pelantikan Pergunu Kota Surabaya di Institut KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Sabtu (10/4/2021). FOTO: MMA/ BANGSAONLINE.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Surabaya dilantik oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pergunu, di Guest House Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Pacet Mojokerto, Sabtu (10/4/2021). Pelantikan ini sekaligus rapat kerja (raker) perdana untuk menyusun program ke depan.

Dalam acara pelantikan dan raker yang dihadiri Ketua Pengurus Wilayah (PW) Pergunu Jawa Timur, Sururi, M.Pd. itu, Kiai Asep berpesan agar pengurus Pergunu yang baru bisa membangun kebersamaan dan bersatu. Menurut dia, Pergunu punya tugas mulia yaitu merealisasikan cita-cita luhur para pendiri bangsa yakni menjadikan Indonesia maju, adil dan makmur.

“Tugas utama guru itu adalah menciptakan generasi beriman dan berakhlak mulia,” tegas pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojoketo Jawa Timur itu. Maka di tangan para guru inilah masa depan generasi bangsa Indonesia dipertaruhkan.

BACA JUGA : 

Pindah ke Surabaya, Kiai Asep Bagikan Bingkisan pada Janda, Veteran, dan Warga Siwalankerto

11 Kepala Desa Angkut 11.000 Paket Sedekah Kiai Asep untuk Puluhan Ribu Warganya

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Ajak Konglomerat Peduli, Kiai Asep Salurkan Zakat 51 Ton Beras kepada Masyarakat Mojokerto

Kiai Asep mengingatkan para pengurus Pergunu agar selalu menyadari tugas utamanya. “Tak ada murid bodoh. Yang ada murid belum beruntung karena belum menemukan guru yang bisa menangani dengan baik,” kata putra KH Abdul Chalim Luwimunding, salat satu ulama pendiri NU itu.

Seorang guru, kata Kiai Asep, dituntut profesional dan menyayangi muridnya seperti menyayangi anaknya sendiri. Tentu juga mendoakan para muridnya, terutama setiap malam.

Kiai Asep juga menyinggung perkembangan dan kondisi lembaga pendidikan di Surabaya, terutama sekolah swasta. Menurut dia, sewaktu Tri Rismaharini (Risma) menjadi Wali Kota Surabaya banyak sekali sekolah swasta megap-megap, bahkan gulung tikar karena tak mendapat murid baru. 

Risma, kata Kiai Asep, banyak mendirikan sekolah Negeri, terutama SMP, di beberapa wilayah sehingga tidak memberi kesempatan untuk sekolah swasta berkembang. "Kalau Amanatul Ummah tak terpengaruh. Muridnya tetap banyak. Tapi sekolah-sekolah swasta yang lain sampai gak dapat murid," kata Kiai Asep kepada BANGSAONLINE.com.


(Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. foto: MMA/BANGSAONLINE.com)

Karena itu Kiai Asep berharap wali kota yang baru, Eri Cahyadi punya kepedulian terhadap sekolah swasta. Kiai Asep yakin Wali Kota Surabaya yang baru ini berbeda sikap dan kebijakannya dengan Risma terhadap sekolah swasta.  

Sementara Kiai Fathurrohman selalu Ketua PC Pergunu Surabaya yang baru bertekad membuktikan eksistensi Pergunu Surabaya. “Pergunu Kota Surabaya akan bangkit dan menjadi barometer kebangkitan guru NU yang membawa ke kancah dunia pendidikan nasional,” tegas Fathurrohman yang sehari-harinya mengajar di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya.

Ia juga bertekad akan membagun solidaritas guru NU dalam wadah organisasi Pergunu. “Pergunu Surabaya ingin memberikan perlindungan kepada guru NU dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik sehingga ada ketenangan dalam setiap proses pembelajaran,” kata Kiai Fathurrohman kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (7/4/2021).

Ia mengakui selama ini Pergunu Surabaya belum tertangani dengan baik sehingga kepengurusan di tingkat kecamatan banyak yang belum terbentuk. Karena itu ia akan membentuk Pengurus Anak Cabang (PAC) di kecamatan-kecamatan yang masih kosong.

“Dalam waktu dekat PC. Pergunu Surabaya akan menyelesaikan 6 PAC yang belum terbentuk sehingga nantinya menjadi lengkap 31 PAC se-kota Surabaya,” janjinya.

Acara pelantikan dan raker Pergunu Kota Surabaya itu ditutup dengan doa oleh Kiai Asep Saifuddin Chalim. Saat Kiai Asep memimpin doa para pengurus dan peserta acara pelantikan tampak khusuk mengamini. (mma). 

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...