Kamis, 13 Mei 2021 10:08

Operasi Pekat, Polres Kediri Kota Ungkap 101 Kasus Dengan 114 Tersangka

Senin, 12 April 2021 21:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Operasi Pekat, Polres Kediri Kota Ungkap 101 Kasus Dengan 114 Tersangka
Wakapolres Kediri Kota Kompol Teguh Santoso (pegang mik) didampingi Kasatreskrim Iptu Girindra Wardhana dan Kasubbag Humas AKP Ni Ketut Suarningsih saat menggelar jumpa pers hasil operasi pekat, Senin (22/4). foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Polres Kediri Kota berhasil mengungkap 101 kasus dengan 114 tersangka selama operasi pekat dalam kurun 22 Maret sampai 2 April 2021. Para tersangka dan barang bukti hasil pengungkapan kasus tersebut diperlihatkan kepada wartawan saat rilis pers di Mapolres Kediri Kota, Senin (12/4).

Wakapolres Kediri Kota Kompol Teguh Santoso mengatakan, 101 kasus tersebut terdiri dari kasus miras (minuman keras) ilegal 84 kasus, perjudian 10 kasus, narkoba 5 kasus, prostitusi 1 kasus, dan premanisme (street crime) 1 kasus.

“Jumlah tersangka total 114 tersangka terdiri miras ilegal 84 tersangka, perjudian 20 tersangka, narkoba 5 tersangka, prostitusi 1 tersangka, dan premanisme 4 tersangka,” kata Kompol Teguh didampingi Kasatreskrim Iptu Girindra Wardhana dan Kasubbag Humas AKP Ni Ketut Suarningsih, Senin (12/4),

"Barang bukti yang berhasil disita adalah berupa miras 9.234 botol, sabu-sabu 26,3 gram, perjudian berupa HP dan kartu remi, uang tunai Rp 5.725.000,- dan 6.250 butir pil dobel L," tambah Kompol Teguh Santosa. 

BACA JUGA : 

Larang Takbir Keliling, Polres Kediri Kota Siapkan 12 Titik Penyekatan

Polres Kediri Kota Salurkan Zakat Fitrah dan Mal ke Sejumlah Yayasan

Paguyuban Sopir di Kediri Dukung Warga Tidak Mudik

Wali Kota Kediri Bersama Forkopimda dan Ulama Ajak Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

Kompol Teguh menjelaskan, pasal yang disangkakan untuk perkara miras ilegal yakni Perda Kota Kediri No 12 Tahun 1983 tentang izin penjualan minuman keras.

Sementara untuk tersangka perjudian akan dijerat dengan pasal 303 KUHP, narkoba dijerat dengan UU No 35 Tahun 2009 Pasal 111 (Ganja), Pasal 112 (Kepemilikan Narkotika), Pasal 114 (Pengedar Narkotika), dan UU No 36 Tahun 2009 Pasal 196 (Obat Keras).

Sedangkan tersangka prostitusi dijerat UU No. 35 Tahun 2014 Pasal 81 ayat 1, serta premanisme Pasal 170 (1) KUHP. (uji/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...