Kamis, 13 Mei 2021 10:38

Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari

Jumat, 16 April 2021 19:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ardianzah
Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari
Data paket Pokmas Tahun 2020 di Kota Pasuruan.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kucuran 14 paket proyek fisik dari DPU Cipta Karya Provinsi Jatim di Kota Pasuruan pada tahun 2020 lalu menuai sorotan dari sejumlah aktivis LSM. Pasalnya, anggaran proyek yang pengerjaannya melalui sistem pokmas (kelompok masyarakat) itu diduga ada potongan sebesar 40%.

Hal ini diungkapkan oleh Kusuma, Ketua Kelompok LSM Pasuruan Bersatu, yang menaungi 6 LSM. Yakni LSM Surapati, LMPI, M BARA, LPK Barata, Penjara Indonesia, dan LPK Pasopati.

Kusuma menyangkan paket proyek fisik itu dikerjakan melalui sistem pokmas. Sebab, fakta di lapangan, 14 proyek itu dikuasai oleh perorangan. Meski, secara administrasi proyek-proyek tersebut dikerjakan oleh 6 pokmas.

"6 pokmas itu dibentuk atas inisiator Prayit Suprayogi yang notabene sebagai Ketua Pospera Kota Pasuruan. Terbentuknya pokmas itu hanya sebagai boneka. Pasalnya, buku tabungan dibawa oleh inisiator. Termasuk pengambilan atau pencairan keuangan, juga melalui inisiator," ungkapnya.

BACA JUGA : 

Kunjungi Showroom Bipang Jangkar di Pasuruan, Gubernur Khofifah: Halal dan Melegenda

Tidak Mudik Tetap Asik, Gus Ipul-Mas Adi Buka Acara Gantangan Bersama Kicau Mania

Ismail Makky dan Ayik Suhaya: Fee Proyek Sudah Jadi Rahasia Umum di Pasuruan, Mari Buka Mata

Gabungan LSM di Pasuruan Demo Tuntut Kejaksaan Tuntaskan Kasus Dugaan Fee Proyek TPA

"Di Kota Pasuruan terbentuk 6 pokmas. Mereka seolah-olah ditunjuk sebagai pelaksana 14 paket pokmas," tambah Kusuma.

Selain soal pengerjaan proyek, Kusuma juga menyayangkan adanya dugaan potongan sebesar 40% dari nilai paket. "Itu kejahatan korupsi uang negara yang luar biasa," tegas Kusuma.

Namun, Prayit Suprayogi membantah tudingan yang disampaikan Kusuma. Saat dikonfirmasi via selulernya, ia menegaskan bukan sebagai inisiator atau ketua pokmas-pokmas tersebut.

"Saya tahu Kota Pasuruan mendapat 14 paket pokmas dari PU Jatim, program tahun 2020. Kalau saya sebagai inisiator dan jadi ketuanya itu tidak benar," ujar Prayit Suprayogi.

Di sisi lain, Kasi Intel Kejari Kota Pasuruan, Wahyu Sutanto, S.H. saat dikonfirmasi terkait hal ini, mengatakan pihaknya baru akan memulai pengumpulan data. "Jadi belum penyelidikan," ujarnya.

Meski demikian, ia berterima kasih atas support Kelompok LSM Pasuruan Bersatu. (ard/par/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...