FGD Bersama Ritel Modern, Pemkot Pasuruan Dorong Pembatasan Kantong Plastik

FGD Bersama Ritel Modern, Pemkot Pasuruan Dorong Pembatasan Kantong Plastik

KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah mulai memperketat penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan menggandeng pelaku usaha ritel modern melalui Forum Group Discussion () Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik yang digelar Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP), Selasa (23/12/2025).

yang berlangsung di MCC Gradhika tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah daerah dan perwakilan ritel modern, seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, dan Basmalah, guna menyamakan persepsi terkait penerapan pembatasan kantong plastik dalam aktivitas belanja masyarakat.

Wali Adi Wibowo menegaskan bahwa kebijakan pembatasan kantong plastik merupakan langkah konkret untuk mewujudkan yang ramah lingkungan, maju, dan modern.

“Kita ingin mendukung target ke depan. Kebijakan pembatasan kantong plastik ini membutuhkan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, khususnya pelaku usaha ritel modern yang menjadi salah satu titik utama distribusi kantong plastik kepada masyarakat,” ujarnya.

Wali Kota menyampaikan, program tersebut sejalan dengan pengembangan konsep smart city, khususnya dalam pengelolaan lingkungan. 

Menurutnya, kantong plastik sekali pakai masih menjadi persoalan serius karena minimnya pemanfaatan ulang sehingga menambah beban pengelolaan sampah.

“Harapannya, ini dapat menghasilkan rekomendasi yang bersifat operasional dan teknis sebagai bentuk komitmen kita bersama. Kami membuka ruang masukan dari ritel modern agar kebijakan ini dapat diterapkan secara efektif,” bebernya.

Lihat juga video 'Heboh, Bayi Diduga Hasil Hubungan Gelap Ditemukan Warga Kota Pasuruan di Saluran Irigasi Sawah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO