Rabu, 16 Juni 2021 15:35

Nekat Mudik ke Gresik, Pekerja Migran Bakal Dikarantina di Gejos

Jumat, 23 April 2021 16:36 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Nekat Mudik ke Gresik, Pekerja Migran Bakal Dikarantina di Gejos
Wabup Bu Min bersama forkopimda saat rapat antisipasi pemudik. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya larangan mudik lebaran Hari Raya Idulfitri 1442 H oleh pemerintah pusat, Pemkab Gresik mengadakan rapat mendadak dengan forkopimda serta mengundang berbagai pihak, Jumat (23/4/2021). Fokus yang dibahas, yakni mempersiapkan segala sesuatu bagi pekerja migran atau perantauan yang telanjur mudik ke Gresik.

Mereka yang telanjur mudik, langsung masuk karantina selama 5 hari di ruang isolasi Gelora Joko Samudro (Gejos) Gresik di Jalan Raya Veteran Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas.

"Kita harus membuat kebijakan terkait para pekerja migran. Kita tidak dapat menolak para pekerja migran Gresik yang sudah telanjur terbang dan mendarat di Indonesia. Tidak mungkin kita menyuruh balik kembali ke negara tempat mereka bekerja. Karenanya, kita harus menyiapkan segala sesuatunya untuk pencegahan penularan Covid-19 agar tidak timbul klaster baru," ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (Bu Min) dalam rapat.

Sementara itu, Pj. Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan pihaknya telah meminta dinas kesehatan menyiapkan Gejos menjadi tempat karantina pekerja migran yang mudik. Selain itu, dinas perhubungan juga diminta menyiapkan angkutan untuk para pekerja migran.

BACA JUGA : 

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Gus Yani Lakukan Donor Plasma Konvalesen

Update Covid-19 di Gresik: Positif Tambah 9 Orang, Sembuh 5

TMMD ke-111 Gresik, Wujudkan Infrastruktur untuk Pemerataan Pembangunan​

Tunggu Pengukuran Lahan dari BPN, Progres Penanganan Kali Lamong Masuki Tahap Awal Pembebasan Lahan

"Tolong agar berkoordinasi dengan pihak Provinsi Jawa Timur dan otoritas yang lain terkait kepulangan para pekerja migran asal Gresik ini," pinta Pj. Sekda Gresik.

Meski Gejos sudah ditutup sebagai ruang isolasi Covid-19 sejak 29 Maret 2021, seiring menurunnya paparan Covid-19 di Gresik, namun sarana prasarana untuk isolasi Covid-19 masih ada di sana. Kapasitas tempat tidur di ruang isolasi tersebut sebanyak 140 buah.

"Hanya tenaga kesehatan yang perlu dikondisikan, karena setiap nakes yang akan masuk ke Gejos harus di tes swab lebih dahulu untuk memastikan mereka negatif Covid-19. Besok pagi semua tenaga yang ada di Gejos sebanyak 54 orang akan dites swab kembali. Selanjutnya langsung kita melaksanakan aktivitas," kata Mukhibatul Khusnah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Selain kebijakan karantina pekerja migran, hasil rapat memutuskan untuk melaksanakan kembali penyekatan wilayah seperti tahun sebelumnya.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Infantri Taufik Ismail, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Perwakilan Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Perusahaan PJTKI, dan seluruh anggota Satgas Covid-19 Gresik. (hud/zar)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...