Minggu, 09 Mei 2021 08:58

​Shock dan Pingsan, Ibu Kandung yang Dilaporkan ke Polisi oleh Anak Kandungnya

Senin, 03 Mei 2021 08:23 WIB
Editor: mma
​Shock dan Pingsan, Ibu Kandung yang Dilaporkan ke Polisi oleh Anak Kandungnya
Dahlan Iskan

SURABAYA, BANGSAONLINE.comIbu Meliana, ibu kandung Jimmy Wijaya, mengirimkan hak jawab atas tulisan Dahlan Iskan di Disway edisi Ahad 2 Mei yang juga dimuat HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com.

Maka wartawan kondang itu memuatnya secara utuh. Inilah jurnalisme cover both side, imbang dari dua sisi, meski waktunya tak bersamaan. Selamat membaca:


Disway edisi hari ini untuk memenuhi hak jawab Ibu Meliana, ibunda Jimmy Wijaya, yang kisahnya saya tulis di Disway kemarin.

BACA JUGA : 

​Prahara Rumah Tangga Pemilik Empire Palace Surabaya, Setrap Istri Berdiri Semalam Suntuk

Ketika Surat Kabar The Straits Times Singapura Jadi Lembaga Not For Profit

​Ekonomi Triwulan Pertama 2021 Minus, Covid Varian Baru juga Mencemaskan

​Melaju Tanpa Pengemudi, Pemilik Tesla itu Mungkin Dokter Bonek

Saya punya kewajiban membuat penjelasan Ibu Meliana itu –sebagai wujud pemenuhan kode etik jurnalistik. Juga sekaligus sebagai bukti tidak ada niat buruk di balik tulisan kemarin.

Disway tetap berharap yang terbaik: jangan sampai sengketa keluarga itu berkepanjangan.

Berikut ini penjelasan Ibu Meliana, saya muat secara seutuhnya:

***

Yth. Bapak Dahlan Iskan..

Tulisan yang bapak tulis dengan judul Anak Sarang Burung telah dibaca oleh Ibu Meliana....tulisan tersebut hanya menambah luka batin Ibu Meliana. Dan cenderung menggiring opini masyarakat tanpa sebuah fakta kebenaran.

Sebelum Ibu Meliana diperiksa polisi, tepatnya tanggal 17 Januari 2021, melalui Olivia (kakak jimmy), Ibu Meliana meminta untuk bertemu jimmy di Hotel Grand Candi Semarang....namun Jimmy menolak dan meminta agar diperiksa polisi dulu baru bertemu dengan Jimmy. (Kami punya bukti percakapan WA) .

Kalau Ibu Meliana belum mau ketemu Jimmy setelah pemeriksaan polisi, itu dikarenakan shock dan trauma yang mendalam akibat pemeriksaan polisi. Tentunya perlu waktu untuk memulihkan trauma tersebut.

Kalau Jimmy tidak melaporkan ibu kandungnya...kenapa sebagai syarat perdamaian, Ibu Meliana harus memberikan tanah yang lain milik ibunya? (Tanah di depan Akpol Semarang).

Sebagai catatan, dalam perkara ini tidak terdapat kerugian materi karena nama sertifikat masih atas nama almarhum Sardjono.... Bapak menulis juga "apalagi ada adegan menangis di kepolisian "..Bapak sedang menggiring opini publik...tahukah Bapak, bahwa pada waktu pemeriksaan di kepolisian itu Ibu Meliana histeris, menangis, kejang tangan dan pingsan?. Dan setelah diperiksa dokter kepolisian, dinyatakan tidak layak diperiksa karena tensi tinggi sekali.

Bapak Dahlan yang baik....apakah memang demikian adat budaya ketimuran itu? Membiarkan ibunya jatuh sakit dan trauma ynag mendalam? Terlalu banyak kebohongan yang Jmmy tampilkan...namun tanpa memikirkan apa yang ibu kandungnya rasakan.... apakah bapak tahu Jimmy memalsukan tanda tangan ibunya untuk mendapatkan uang Rp 1,2 miliar... namun ibunya tidak mau melaporkan anaknya tersebut. Naluri seorang ibu kandung lebih kuat Bapak.... mohon berkenan menghapus atau menerbitkan hak jawab kami sebelum menjadi fitnah dan memzalimi Ibu Meliana...

Demikian surat ini kami sampaikan agar menjadikan perhatian.

Semoga Bapak selalu sehat dan panjang umur...terima kasih.

Salam hormat kami,

Deddy Gunawan SH MH

Kuasa hukum Ibu Meliana

***

Tulisan yang sudah saya siapkan untuk Disway hari ini saya tunda untuk besok pagi. 

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...