Petani saat memanen padi menggunakan mesin Combine Hervester. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Memasuki musim panen tahun ini, Perum Bulog Kantor Cabang Kediri menyatakan kesiapan menerima Gabah Kering Panen (GKP) hasil panen petani. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga gabah sekaligus memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah.
Pemimpin Bulog Kediri, Harisun, menyampaikan pembelian GKP dilakukan sesuai ketentuan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500,00. per kg.
“Di samping menjaga harga gabah di tingkat petani, Bulog Kediri berharap petani dapat menjual hasil panennya dengan layak dan meningkatkan produktivitasnya,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Minggu (25/1/2026).
Hingga saat ini, ia menyebut Bulog Kediri telah menyerap gabah petani sebanyak 409.446 kilogram. Untuk mendukung penyerapan, Bulog siap bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, mitra penggilingan padi, dan pihak terkait lainnya.
“Kami juga akan terus berupaya untuk meningkatkan sarana, dan prasarana supaya dapat menyerap hasil panen petani secara maksimal,” tuturnya.
Dalam rangka mempercepat pengolahan gabah, Bulog Kediri memperkuat kemitraan dengan mitra penggilingan padi di wilayah Kota/Kabupaten Kediri, dan Nganjuk. Harisun juga mengingatkan petani agar tidak terburu-buru memanen padi karena dapat memengaruhi kualitas beras.
“Petani juga diharapkan untuk tidak terburu-buru dalam memanen padinya karena akan berdampak pada kualitas berasnya,” pungkasnya. (uji/mar)






