Minggu, 20 Juni 2021 20:08

Hingga Bulan Mei, PAD di BPPKAD Gresik Baru Tercapai 24 Persen

Rabu, 05 Mei 2021 16:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Hingga Bulan Mei, PAD di BPPKAD Gresik Baru Tercapai 24 Persen
Kantor BPPKAD Gresik di Jalan Dr. Wahidin SH. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gresik sebagai penopang belanja pembangunan pada APBD 2021 dari Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (APBD) tahun 2021, ditarget sebesar Rp724 miliar. Dari target sebesar itu, hingga bulan Mei tahun ini baru terealisasi sebesar Rp179,8 miliar atau 24,84 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pajak Daerah Lain pada BPPKAD Kabupaten Gresik Farida Haznah Ma'ruf.

"Dari target PAD yang dibebankan BPPKAD tahun 2021 sebesar Rp724 miliar, hingga bulan Mei ini sudah terealisasi sebesar Rp179,8 miliar atau 24,84 persen," ujar Farida Haznah Ma'ruf kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (5/5/2021).

Menurut Farida, target PAD sebesar Rp724 miliar tersebut bersumber dari sejumlah sektor pendapatan yang menjadi wewenang BPPKAD. Yakni sektor pajak perhotelan dari target Rp6 miliar hingga bulan Mei masuk Rp2,4 miliar atau 41 persen. Pajak restoran dari target Rp27,5 miliar masuk Rp6,1 miliar atau 22,2 persen. Pajak hiburan dari target Rp3,01 miliar masuk Rp3 miliar atau 90,3 persen.

BACA JUGA : 

Hadiri Diklatsar, Wabup Bu Min Minta 120 CPNS Profesional dalam Bekerja

Update Covid-19 Gresik: Positif Tambah 19 Orang, Sembuh 8 Orang

Pandemi Covid-19 Belum Usai, Wabup Bu Min Ajak ASN Beri Contoh Tegakkan Prokes

Soroti Silpa Rp 305 M da​n Rp 18 M Kelurahan Tak Terserap, Ini PU DPRD Gresik pada LPjP APBD 2020

Kemudian, PPJ (Pajak Penerangan Jalan) dari target Rp225 miliar masuk 69,7 miliar atau 31,0 persen. Pajak reklame dari target Rp4,5 miliar masuk Rp1,3 miliar atau 30,02 persen. PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dari target Rp130 miliar terealisasi Rp20,093 miliar atau 15,56 persen.

Selanjutnya, BPHTB (Bea Perolehan atas Tanah dan Bangunan) dari target Rp315 miliar realisasi hingga Mei Rp77,945 miliar atau 24,74 persen. Pajak air bawah tanah dari target Rp1 miliar terealisasi Rp388 juta atau 38,86 persen.

Farida tetap opitimis target PAD bisa tercapai, meski kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan melemahnya perekonomian. "Insya Allah bisa terpenuhi," pungkasnya.

Sekadar informasi, APBD tahun 2021 diproyeksikan sebesar Rp3,2 triliun, atau tepatnya Rp3.238.874.135.807. Untuk menopang sumber pembiayaan pembangunan sebesar itu salah satu sumbernya adalah PAD. (hud/zar)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...