Minggu, 20 Juni 2021 20:42

LSM Geber Demo Tanyakan Capaian 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Sidoarjo

Jumat, 28 Mei 2021 23:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
LSM Geber Demo Tanyakan Capaian 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Sidoarjo
ORASI: LSM Geber saat demo di depan Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo, Jumat (28/5/2021). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Bersama Rakyat (Geber) berunjuk rasa di depan Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo, Jumat (28/5/2021). Aksi demo itu untuk menanyakan soal capaian program 100 Hari Kerja Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dan Wabup Sidoarjo Subandi.

Berbekal sejumlah poster dan spanduk, sejumlah aktivis LSM Geber berorasi menyuarakan aspirasinya terkait capaian 100 Hari Kerja Bupati-Wabup Sidoarjo.

"Seratus hari beres, jalan gak jeglong, BPJS mari (selesai), UHC mari (selesai), BPJS gratis, itu yang ingin kami dengarkan. Karena menurut kami, di lapangan sampai saat ini, tidak sesuai dengan yang panjenengan janjikan," cetus Ketua LSM Geber, Amak Junaidi saat berorasi.

Dalam orasinya, Amak juga meminta Bupati Ahmad Muhdlor setelah enam bulan menjabat, mereformasi total pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo. "Agar panjenengan tidak diketawai dan dikibuli karena mereka sudah ahli dalam bermain anggaran di Sidoarjo," tandas Amak.

BACA JUGA : 

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Jalan Raya Desa Banjar Pertapan Sidoarjo

Peringati Hari Bhayangkara Ke-75, Polresta Sidoarjo Khitankan 125 Anak

Gelar Pameran Buku dan Obral Buku Murah, Dewan Kesenian Sidoarjo Berharap Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

Seribu Pelaku Usaha Pariwisata di Sidoarjo Divaksin Covid-19 Tahap Dua

Amak juga menyoroti belum terwujudnya pembangunan Rumah Sakit (RS) Sidoarjo Barat hingga saat ini. "RSUD Sidoarjo Barat yang sangat digadang-gadang oleh masyarakat Sidoarjo, hanya karena persoalan skema pembangunan saja, sampai saat ini terkatung-katung," tegasnya.

Proyek Frontage Road (FR) Waru-Buduran yang tak kunjung selesai hingga kini juga disoroti LSM Geber. "Mohon pak Bupati agar Frontage Road diselesaikan seutuhnya, agar rakyatmu yang bekerja di Surabaya, tidak stres karena kemacetan," cetus salah satu aktivis LSM Geber saat berorasi.

Usai beberapa saat berorasi menyampaikan aspirasinya di depan pintu gerbang Pendapa Delta Wibawa, beberapa perwakilan LSM Geber lalu ditemui oleh Bupati Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor), di rumah dinas bupati di Kompleks Pendapa Delta Wibawa.

Saat bertemu perwakilan LSM Geber ini, Bupati Gus Muhdlor menegaskan bahwa janji (program) yang telah disampaikannya merupakan janji lima tahun. "Jangan kemudian dihakimi 100 hari semua sudah selesai, sakdek saknyet mari kabeh," urai alumni FISIP Unair ini.

Terkait RS Sidoarjo Barat, Gus Muhdlor menyatakan, sebenarnya saat ini sudah ada pemenang lelangnya. Dia bahkan berusaha mati-matian bagaimana caranya, agar sebelum 100 hari, dia bisa melakukan peletakan batu pertama.

Namun karena ada regulasi yang harus dilalui dalam lelang, di antaranya masa sanggah, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa. "Sudah, biar mekanisme jalan. Yang terpenting tidak sampai setengah tahun atau tiga bulan, Insyaallah awal Juni ini sudah keluar pemenang lelang. Beres sudah," tandas Gus Muhdlor.

Soal program BPJS, Gus Muhdlor menyatakan itu juga janji (program) lima tahun. Namun dia menyatakan, pada 31 Mei besok, pihaknya akan tandatangan MoU (nota kesepahaman). "Semua KTP Sidoarjo sudah bisa (pakai) BPJS kelas 3. Beres sudah, tidak ada masalah," tegasnya.

Terkait OPD, Gus Muhdlor menjelaskan, yang tidak biasa di Sidoarjo itu, bahwa proses mutasi merupakan sebuah penyegaran. Sehingga, kata dia, ada pegawai yang sudah kecantol di perpustakaan (Dinas Perpustakaan dan Arsip) bisa selama 15 tahun.

Ada juga pegawai yang di Dinas Pendapatan, bisa selama 18 tahun, bahkan ada yang sampai 21 tahun. "Nanti sampean lihat, tunggu beberapa bulan, kalau itu gak geser, baru ngadep maneh," kata Gus Muhdlor kepada perwakilan LSM Geber.

Terkait Frontage Road, Gus Muhdlor menjelaskan, pihaknya berusaha menyelesaikan secepatnya. Di antaranya terkait fasum masjid dan makam, yang membutuhkan waktu. Juga soal adanya sertifikat ganda, di mana warga punya, KAI juga punya. Nah, hal ini butuh waktu untuk proses konsinyasi. "Sebelum konsinyasi, kami harapkan ada proses kekeluargaan di sana," bebernya. (sta/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...