Kamis, 17 Juni 2021 16:23

Upacara Grebek Pancasila di Kota Blitar Digelar Khidmat Dengan Nuansa Budaya

Selasa, 01 Juni 2021 13:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Upacara Grebek Pancasila di Kota Blitar Digelar Khidmat Dengan Nuansa Budaya
Upacara Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman Istana Gebang, Selasa (1/6/2021).

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota Blitar menggelar upacara Grebeg Pancasila untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Upacara Grebeg Pancasila digelar di halaman Istana Gebang, Selasa (1/6/2021). Panitia mengemas upacara Grebeg Pancasila dengan nuansa budaya yang kental namun tetap mengedepankan protokol kesehatan karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Wali Kota Blitar Santoso mengatakan tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini adalah Pancasila Dalam Tindakan bersatu Untuk Indonedia Tangguh. Dia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila diamalkan oleh seluruh warga Kota Blitar. Utamanya dalam menghadapi masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

"Kami berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila bisa diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia, khususnya warga Kota Blitar. Nilai Pancasila diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena dalam Pancasila yang dirumuskan Bung Karno terkandung intisari berbangsa dan bernegara," ujar Santoso.

Upacara diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para pelaku kesenian. Namun jumlah peserta upacara dibatasi untuk menghindari kerumunan.

BACA JUGA : 

Kematian Karena Covid-19 di Kota Blitar Naik, Mayoritas Pasien dengan Komorbid

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 di Kota Blitar Mulai Sasar ​Masyarakat Umum

Seandainya Gempa dan Tsunami Terjadi di Blitar, Ini Saran dari BMKG

Wali Kota Blitar Sebut PPKM Mikro Efektif Tekan Kasus Covid-19 di Daerahnya

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Tri Iman Prasetyono mengatakan prosesi upacara budaya Grebeg Pancasila digelar dengan nuansa budaya. Meski tidak semeriah dengan gelaran Grebeg Pancasila sebelum pandemi Covid-19, namun tetap ada prosesi simbolis. Di antaranya prosesi Cucuk Lampah atau pengantaran teks Pancasila untuk dibacakan pembina upacara.

"Tetap ada prosesi simbolik dengan petugas yang dibatasi," jelas Tri Iman.

Upacara Grebeg Pancasila tahun ini memang kental dengan nuansa budaya. Penjor sebagai simbol hajatan besar dipasang di bagian depan kanan kiri panggung pemimpin upacara. Bunyi gamelan mengalun selama persiapan upacara dilaksanakan.

Kemudian di sisi timur halaman Istana Gebang, berdiri beberapa lelaki berpakaian beskap dengan membawa foto Presiden Soekarno, patung Garuda Pancasila, dua kotak kayu hitam pekat yang berisi teks pidato BK di BPUPKI, bendera merah putih dan teks Pancasila.

Usai upacara Grebeg Pancasila, rangkaian peringatan hari lahir Pancasila dilanjutkan dengan Kenduri Pancasila di Balai Kesenian Istana Gebang. Kemudian rombongan Forkopimda bertolak ke Makam Bung Karno untuk berziarah.

Di Kota Blitar, tradisi Bulan Bung Karno digelar sejak tahun 2000. Pada tahun 2015 tradisi ini bahkan dihadiri Presiden Joko Widodo yang pada saat itu menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional.

Di mana pada bulan Juni ada tiga peristiwa besar. Di antaranya 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila, 6 Juni sebagai hari lahir Bung Karno, dan 21 Juni Bung Karno meninggal dan dikebumikan di Kota Blitar. 

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...