Kamis, 17 Juni 2021 16:39

Mudah Stres dan Rentan Mati, Begini Tips dan Trik Cara Beternak Kelinci Holland Lop

Jumat, 04 Juni 2021 17:52 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Agus Salimullah
Mudah Stres dan Rentan Mati, Begini Tips dan Trik Cara Beternak Kelinci Holland Lop
Eko Sabdianto, Breeder Kelinci Spesialis Holland Lop. (foto: ist)

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Beternak kelinci jenis apa saja sangat dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang ekstra. Termasuk kelinci jenis Holland Lop.

Eko Sabdianto, Breeder Kelinci Spesialis Holland Lop yang berlokasi di Jalan Kelud Gang Punden RT 2 RW 11, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, menyarankan kepada peternak pemula agar memilih kelinci jenis lokal terlebih dahulu.

"Karena alasannya lebih mudah dalam hal perawatan daripada langsung memelihara kelinci jenis holland lop. Sebab, berbeda karena jenis ini lebih mudah mati dan rentan stres jika tidak tahu cara merawatnya," tutur Founder KWB Rabbitry Indonesia tersebut, Jumat (4/6/2021).

Dian, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa beternak kelinci holland lop memanglah sangat menguntungkan, akan tetapi juga membutuhkan kesabaran, atau lebih tepatnya kesabaran yang ekstra. Umumnya, kelinci baru siap untuk dijual atau dipasarkan saat berumur 2,5 bulan, atau lebih tepatnya sudah siap sapih dan tidak menyusui induknya lagi.

BACA JUGA : 

Teken Perjanjian Kerja Sama, DLH se-Malang Raya Sepakat Selesaikan Permasalahan Lingkungan

Rentan Bencana, Pemkot Batu Gelar Apel Pasukan

Kerja Sama di Bidang Hukum, Pemkot dan Kejari Batu Tanda Tangani Dua Perjanjian

Optimalkan Pelayanan Masyarakat, Desa Pandanrejo Kota Batu Launching Desa Digital

"Karena kita belum bisa menikmati hasilnya hingga beternak setidaknya 4 bulan, bahkan setengah tahun. Karena kelinci bisa dipanen biasanya di usia 2,5 bulan-3 bulan, khususnya untuk kelinci jenis holland lop. Pada usia itu, kelinci sudah siap untuk dipasarkan atau dijual," paparnya di sela-sela kesibukannya membersihkan kandang kelinci.

Breeder sekaligus penghobi kelinci holland lop ini memberikan tips dan trik, agar kelinci terutama jenis holland lop yang dipelihara tidak cepat mati dan stres.

"Salah satunya pakan yang tak kalah penting, karena jenis kelinci holland lop ini tidak boleh sembarangan diberikan pakan seperti kelinci jenis lain pada umumnya. Kalau untuk pakan harus 80 persennya rumput kering jenis timothy hay, sisanya pelet khusus kelinci. Sebab, pencernaan kelinci tergolong sensitif, jika sembarangan memberikan pakan, alhasil kelinci akan mencret dan kembung yang berujung pada kematian," bebernya.

Pun dengan kebersihan kandang, harus tetap terjaga dan selalu bersih dan kering. Sirkulasi udara harus dijaga agar tidak lembap. "Selain itu juga yang tak kalah penting, sediakan juga air minum yang bersih dan tidak terkontaminasi dengan apa pun. Kelinci juga butuh minum, jika ada peternak yang mengatakan kelinci tak butuh minum, itu pendapat yang sangat keliru," tukasnya.

Saat disinggung soal pemasarannya ke mana dan bagaimana, pria yang baru saja mengakhiri masa lajangnya ini mengaku tak kesulitan. "Pemasarannya bisa melalui media sosial seperti WhatsApp, Facebook, maupun Instagram. Di medsos juga banyak sekali grup maupun komunitas kelinci se-Indonesia. Jadi, kita cukup mem-posting foto kelinci kita dan meninggalkan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi," jelasnya.

Disinggung lebih jauh, berapa pendapatan setiap bulannya dari hasil penjualan kelinci di situasi pandemi, lelaki yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini enggan mengungkapkan. Namun ia menyebut kelincinya bisa laku Rp 1,5 juta dan 2,5 juta per ekor. Tergantung kualitas kelincinya.

"Walaupun masih pandemi seperti saat ini penjualan masih stabil, bahkan tak berpengaruh, karena pembeli didominasi rata-rata dari luar kota dan dari luar pulau," ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa beternak kelinci bukan sesuatu yang hal remeh. Menurutnya, beternak kelinci adalah peluang bisnis yang sangat amat menjanjikan dan menguntungkan jika terus ditekuni.

"Saat ini saya juga tengah mengembangkan kandang lagi di Desa Tlekung, Jalan Daip No. 11, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Jadi, saya persilakan bagi calon pembeli yang ingin melihat langsung ke kandang, sekaligus sembari ngopi dan sharing seputar kelinci holland lop. Dan perlu diingat, berilah hewan kesayangan kita pakan yang enak, muliakanlah hewan ternak kita. Insya Allah, ia akan membalasnya dengan caranya ia sendiri," pungkasnya. (asa/zar)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...