Minggu, 20 Juni 2021 20:36

Ngatain Petugas Damkar Telat Melakukan Pemadaman, Warga Sidoarjo Minta Maaf

Sabtu, 05 Juni 2021 22:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andi Erlambang
Ngatain Petugas Damkar Telat Melakukan Pemadaman, Warga Sidoarjo Minta Maaf
Erik Pudjianto (kiri) membacakan permintaan maaf yang ditulisnya di kertas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Erick Pujianto (36), warga Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo harus berurusan dengan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) lantaran melakukan ujaran kebencian di medsos terkait kebakaran PT. Kalimas Putra di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.

Erick Pujianto dinilai sengaja menulis komentar ujaran kebencian di media sosial melalui akun pribadinya Vrerick uj. Dia menulis dengan kalimat "Pemadame Ngenteni Ludes Baru Teko" (Pemadamnya nunggu ludes baru datang).

Sontak komentar yang viral tersebut membuat naik pitam Petugas Damkar Kabupaten Sidoarjo. Faktanya, petugas damkar melakukan pemadaman secara maksimal di lokasi kebakaran. Sedikitnya ada 7 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi.

Melihat postingan tersebut, akhirnya petugas melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk datang ke Pos Damkar di kawasan Buduran. Tujuannya, mengklarifikasi komentarnya di media sosial.

BACA JUGA : 

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Jalan Raya Desa Banjar Pertapan Sidoarjo

Peringati Hari Bhayangkara Ke-75, Polresta Sidoarjo Khitankan 125 Anak

Gelar Pameran Buku dan Obral Buku Murah, Dewan Kesenian Sidoarjo Berharap Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

Ngecat Tembok Pakai Campuran Spiritus, Ruko di Sidoarjo Ludes Terbakar, Dua Orang Luka

Sejatinya, ujaran kebencian tersebut bisa saja dibawa ke ranah pidana. Namun upaya jalur hukum tidak dilakukan oleh petugas damkar. Pertimbangannya, karena yang bersangkutan mau meminta maaf ke petugas langsung maupun melalui akun media sosialnya.

"Kita proses kemanusiaan saja dulu. Karena yang bersangkutan memiliki itikad baik datang ke kantor dan mau membuat surat pernyataan minta maaf secara tertulis maupun melalui media sosial," kata Komandan Regu Damkar Sidoarjo, Kurniawan Ismaranto.

Kurniawan berharap kepada para netizen agar tidak melakukan ujaran kebencian di media sosial. "Semoga kejadian ini bisa dijadikan pembelajaran buat kita semua. Karena perbuatan seperti ini dapat dijerat dengan UU ITE," pungkasnya. (cat/rev)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...