Ngatain Petugas Damkar Telat Melakukan Pemadaman, Warga Sidoarjo Minta Maaf

Ngatain Petugas Damkar Telat Melakukan Pemadaman, Warga Sidoarjo Minta Maaf Erik Pudjianto (kiri) membacakan permintaan maaf yang ditulisnya di kertas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Erick Pujianto (36), warga Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo harus berurusan dengan Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) lantaran melakukan ujaran kebencian di medsos terkait kebakaran PT. Kalimas Putra di Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.

Erick Pujianto dinilai sengaja menulis komentar ujaran kebencian di media sosial melalui akun pribadinya Vrerick uj. Dia menulis dengan kalimat "Pemadame Ngenteni Ludes Baru Teko" (Pemadamnya nunggu ludes baru datang).

Sontak komentar yang viral tersebut membuat naik pitam Petugas Damkar Kabupaten Sidoarjo. Faktanya, petugas damkar melakukan pemadaman secara maksimal di lokasi kebakaran. Sedikitnya ada 7 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi.

Melihat postingan tersebut, akhirnya petugas melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan untuk datang ke Pos Damkar di kawasan Buduran. Tujuannya, mengklarifikasi komentarnya di media sosial.

Simak berita selengkapnya ...