Fraksi Gerindra DPRD Jatim Tegas Tolak Rencana PPN Sembako

Fraksi Gerindra DPRD Jatim Tegas Tolak Rencana PPN Sembako Hidayat, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gelombang penolakan terhadap rencana pemerintah pusat mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap komoditas sembilan bahan pokok (sembako) terus bergulir.

Tidak hanya di pusat, tetapi juga di daerah. Terbaru, Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur dengan tegas menolak rencana yang telah tertuang dalam Revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP) tersebut.

Hidayat, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim mengatakan bahwa keputusan menolak rencana PPN sembako sebelumnya telah disampaikan Fraksi Partai Gerindra di DPR RI melalui Ahmad Muzani. Tentunya ada berbagai alasan mengapa pihaknya menolak rencana itu.

"Pertama, hari ini kita pandemi masih belum selesai. Nah, di saat pandemi ini banyak masyarakat yang masih mengalami kesulitan soal ekonomi, terutama memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok khususnya sembako," kata Hidayat di Gedung DPRD Jatim, Senin (14/6/2021).

Oleh karena itu, pihaknya menilai, apabila pemerintah mengenakan PPN untuk kebutuhan pokok, maka hal ini pasti akan mempengaruhi harga sembako di pasaran. Dampaknya, kenaikan sembako ini tentu akan membuat masyarakat semakin terbebani.

"Kalau terjadi kenaikan harga sembako, masyarakat yang akan terbebani dan malah menjadi beban masyarakat kaitannya dengan soal kebutuhan pokok," jelas Hidayat.

Ketua Komisi C DPRD Jatim ini juga menyebutkan alasan fraksinya menolak rencana PPN sembako. Pihaknya berpendapat bahwa saat ini pemerintah belum mampu melakukan intervensi soal mengatur distribusi sembako di Indonesia.

Simak berita selengkapnya ...