Kamis, 29 Juli 2021 06:30

Banyak ​Satpam Berseragam Mirip Polisi, Warga Surabaya Kaget

Selasa, 15 Juni 2021 11:42 WIB
Editor: Tim
Banyak ​Satpam Berseragam Mirip Polisi, Warga Surabaya Kaget
Pak Dadang, Satpam Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya diajak foto bersama H. Sururi, Ketua PW Pergunu Jawa Timur. foto: mma/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pagi-pagi Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A. keluar dari kediamannya di Jalan Siwalankerto Utara Surabaya. Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto tersebut menuju ke Sekolah SMA Amanatul Ummah, salah salah satu lembaga pendidikan yang diasuhnya. 

Pagi itu Kiai Asep mau memberi pengajian Kitab Mukhtarul Ahadits (Hadits-Hadits pilihan) kepada para siswa-siswi di sekolah tersebut. Letaknya sekitar 300 meter dari kediamannya.

Namun ia kaget ketika mau memasuki pintu gerbang sekolah yang diasuhnya tersebut. “Kok ada polisi,” kata Kiai Asep.

BACA JUGA : 

Gotong Royong Lindungi Warga, Sejumlah RW di Surabaya Siapkan Ruang Isoman

Pengunggah Video Pengibaran Bendera Putih di Ampel Minta Maaf

Mensos Risma Cek Penyaluran Bansos BST, PKH, BPNT, dan BSB di Kecamatan Gubeng, Minta Dipercepat

Cerita Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 di Surabaya, Mandi Sampai Bawa HP

BANGSAONLINE.com yang mengikuti langkah Kiai Asep juga melihat ada sosok berseragam polisi berdiri tegak di depan pintu gerbang sekolah tersebut. Namun ketika didekati ternyata dia adalah Pak Dadang, Satpam sekolah tersebut.

“Iya sekarang seragam sekuriti ganti seragam kayak polisi,” tutur Pak Dadang sembari tertawa. Kiai Asep pun ikut tertawa.

Perubahan seragam itu tentu menarik perhatian banyak orang. Bahkan ada beberapa orang minta foto bersama. 

“Tolong saya fotokan. Saya mau foto dengan pak polisi,” kata H Sururi, Ketua Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Timur.

Pantauan BANGSAONLINE.com, kini di Surabaya, terutama di tempat parkir mobil dan motor di toko-toko kue, mulai banyak tenaga sekuriti yang berpakaian seragam mirip polisi. Di antaranya di Jalan Biliton Surabaya.

Karuan saja banyak warga yang penasaran. Mereka mengira polisi. Tapi kalau polisi kok tak membawa senjata atau pistol.

Komentar lucu pun bermunculan. “Gak apa-apa agar pencuri takut,” kata seorang warga sembari tertawa. (tim)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...