SURABAYA,BANGSAONLINE.com - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor sebagai momentum strategis konsolidasi ideologis, penguatan struktur organisasi, serta pemantapan barisan kader dalam menyongsong agenda besar Pemilu 2029.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang penguatan komitmen partai untuk terus hadir dan bekerja nyata di tengah rakyat, khususnya wong cilik.
Rakercab dihadiri jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Surabaya, pengurus PAC se-Kota Surabaya, serta kader partai dari seluruh kecamatan.
Hadir pula Yordan M. Bataragoa, Eri Cahyadi, dan Didik Prasetiyono sebagai utusan perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud konkret keberpihakan PDI Perjuangan terhadap masyarakat kecil dan kelompok rentan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, menegaskan Rakercab bukan sekadar forum administratif atau konsolidasi struktural, melainkan ruang ideologis untuk memperteguh jati diri partai sebagai alat perjuangan rakyat.
“Rakercab ini adalah momentum untuk mengokohkan soliditas kader, memperkuat barisan pengurus, dan memastikan seluruh mesin partai bergerak serempak hingga tingkat paling bawah. PDI Perjuangan harus selalu hadir di tengah rakyat, bukan hanya saat pemilu, tetapi setiap saat,” tegas Armuji.
Rakercab juga dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang jatuh pada 23 Januari 2026.
Momentum tersebut dimaknai sebagai bentuk loyalitas ideologis serta penghormatan terhadap kepemimpinan dan nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang terus diwariskan dalam gerak langkah partai.
Dalam arahannya, Armuji menegaskan PDI Perjuangan Surabaya memasang target peningkatan perolehan kursi di DPRD Kota Surabaya pada Pemilu 2029.
Target tersebut, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif, disiplin organisasi, serta keberpihakan nyata kepada wong cilik.
“Kita tidak boleh hanya bertahan. Kita harus bergerak lebih kuat, lebih solid, dan lebih terstruktur. Target kita jelas, menambah kursi di DPRD Surabaya. Kuncinya adalah kerja nyata di tengah masyarakat, menyatu dengan rakyat, dan terus menghidupkan semangat gotong royong,” ujarnya.
Armuji menambahkan, Rakercab merupakan siklus konsolidasi lima tahunan yang wajib dilaksanakan partai sebagai tindak lanjut keputusan Rakernas dan arahan DPP.
Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus pemantapan strategi perjuangan agar seluruh struktur partai, dari DPC hingga PAC dan ranting, memiliki garis gerak yang sama.
“Rakercab ini adalah ruang konsolidasi ideologi, organisasi, dan gerak juang partai. Kita menyatukan langkah, menyamakan persepsi, serta memastikan seluruh struktur siap bekerja nyata di tengah rakyat,” tegasnya.
Menurutnya, kerja politik PDI Perjuangan harus selalu membumi dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Seluruh kader diminta turun langsung ke masyarakat, memperkuat komunikasi politik, serta mengawal isu-isu kerakyatan, mulai dari kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga lingkungan hidup.
“Kader PDI Perjuangan harus menjadi pelopor pelayanan rakyat. Kita hadir bukan untuk kekuasaan semata, tetapi untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” tandas Armuji.
Melalui Rakercab ini, DPC PDI Perjuangan Surabaya meneguhkan komitmen untuk terus memperkuat barisan, menjaga soliditas organisasi, serta mengonsolidasikan kekuatan partai dari tingkat ranting hingga kota.
Dengan ideologi kerakyatan yang kokoh, semangat gotong royong, serta disiplin organisasi yang kuat, PDI Perjuangan Surabaya siap terus menjadi kekuatan utama di Kota Pahlawan dalam mengawal kepentingan rakyat dan memenangkan agenda perjuangan partai ke depan.






