Kamis, 29 Juli 2021 12:15

Gelar Sosialisasi Perda 14/2020, DPUTR Gresik: Masih Ada Pelaku Jasa Konstruksi Tak Paham Aturan

Kamis, 24 Juni 2021 15:38 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Gelar Sosialisasi Perda 14/2020, DPUTR Gresik: Masih Ada Pelaku Jasa Konstruksi Tak Paham Aturan
Imam Basuki (kanan) saat memandu sosialisasi Perda 14 Tahun 2020 tentang Jasa Konstruksi. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Di Kabupaten Gresik sampai saat ini masih ada beberapa pelaku penyedia jasa konstruksi yang belum memahami administrasi pekerjaan sesuai peraturan yang berlaku.

Oleh karena itu, seiring telah terbitnya Perda Nomor 14 Tahun 2020 tentang Jasa Konstruksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik melaksanakan sosialisasi kepada pelaku jasa konstruksi dan beberapa stakeholder untuk penyusunan peraturan bupati (perbup) sebagai petunjuk teknis pelaksanaan perda.

Sosialisasi Perda No. 14 Tahun 2020 tentang Jasa Konstruksi ini dilaksanakan di Hotel Horison GKB, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (24/6/2021). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala DPUTR Kabupaten Gresik Gunawan Setijadi.

Dalam sambutannya, Gunawan menyatakan bahwa setelah terbitnya Perda 14 Tahun 2020, ternyata ada beberapa peraturan baru yang memang belum teradopsi pada perda tersebut.

BACA JUGA : 

AKD dan Forkopimcam Manyar Door to Door ke Perusahaan Cari Tabung Untuk Bantu Warga Terpapar Covid

Jelang Masuki Masa Pensiun, Kadinsos Gresik Maksimalkan Penuntasan Tugas Pelayanan Masyarakat

Percepat Herd Immunity, Bupati Gus Yani Latih 140 Nakes Hingga Siapkan Tempat Wisata untuk Vaksinasi

IKAPTK Gresik Bantu 3 Ton Beras Untuk Warga Terdampak PPKM Covid-19

"Untuk itu dalam forum ini, kami memohon masukan untuk kami masukkan sebagai draf dalam penyusunan peraturan bupati. Tentunya dengan harapan agar semuanya dapat memahami dan melaksanakan sesuai aturan yang ada," ucapnya.

Gunawan mengungkapkan keprihatinannya terkait masih adanya beberapa pelaku penyedia jasa konstruksi yang tidak memahami aturan yang ada. Misalnya, tidak melaporkan hasil pekerjaan setiap termin. Padahal, ini suatu keharusan agar DPUTR bisa mengecek hasilnya.

Selain itu, kata Gunawan, ada peserta lelang pekerjaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran tapi tidak mencantumkan jumlah modal dan harta kekayaannya. Padahal, itu penting untuk mengukur kemampuan atas proyek yang akan dikerjakan.

Sosialisasi yang dipandu Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Imam Basuki itu menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya yakni Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiana, Mohammad Afifudin Soleh yang memberikan kajian dari sisi hukum, dan dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang menjelaskan tentang perizinan dan OSS (Online Single Submission).

Asroin Widiana mengatakan terbitnya Perda Nomor 14 Tahun 2020 merupakan langkah maju yang dilakukan Pemkab Gresik. "Perda ini baru dan terbit sedikit lebih cepat dari Undang-Undang Cipta Kerja. Untuk itu, perlu beberapa masukan dari seluruh peserta dalam rangka untuk penyempurnaan serta penerbitan perbup untuk pelaksanaan perda tersebut. Semata untuk memenuhi kebutuhan para penyedia jasa konstruksi di Gresik," katanya.

Asroin berharap agar pelaku usaha konstruksi bisa lebih banyak mendapat pekerjaan. Sebab, bagaimanapun suatu proyek yang sudah direncanakan dan disiapkan sangat disayangkan bila tidak dilaksanakan. Akhirnya, dananya dikembalikan dalam bentuk sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

"Setelah sosialisasi ini kami berharap semua pekerjaan konstruksi bisa lancar sesuai yang diharapkan yaitu lelang cepat, pelaksanaan bisa di awal tahun, dan bisa dilaksanakan sesuai schedule dengan hasil yang baik," harapnya.

Imam Basuki berharap kepada semua peserta yang terdiri dari para penyedia jasa konstruksi, LSM, tokoh masyarakat, serta kepala OPD terkait agar memberikan masukan tentang kearifan lokal sebagai bahan penyusunan draf perbup. (hud/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...