Kamis, 29 Juli 2021 11:47

Tekan Sebaran Covid-19, Bupati Gus Yani Bersama Forkopimda Gelar Rapat Evaluasi

Kamis, 24 Juni 2021 17:58 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Tekan Sebaran Covid-19, Bupati Gus Yani Bersama Forkopimda Gelar Rapat Evaluasi
Bupati Gus Yani didampingi Wabup Bu Min bersama forkopimda saat rapat evaluasi. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) didampingi Wabup Aminatun Habibah (Bu Min) bersama pejabat forkopimda menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka evaluasi meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Gresik, di Ruang Graita Eka Praja Lantai II Kantor Bupati Gresik, Kamis (24/6/2021).

Hadir dalam rakor, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Ketua DPRD Much. Abdul Qodir, Kajari Gresik Heru Winoto, Pj. Sekda Gresik Poncoatmojo Iswinarno, Ass III Setda Gresik Tursilowanto Hariogi, Kadinkes Gresik drg. Saifudin Ghozali, Kepala Kemenag Gresik Markus, Kadispol PP Abu Hasan, camat, dan danramil jajaran Kodim 0817 Gresik, serta kapolsek jajaran Polres Gresik.

Bupati menyampaikan bahwa saat ini kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Gresik hampir merata dan ada varian baru. Karena itu, ia meminta tiga pilar terus meningkatkan kinerjanya untuk menekan angka Covid-19. "Semua pasien membutuhkan oksigen dalam perawatan," ucapnya.

Terkait penekanan PPKM mikro, bupati meminta camat terus berkomunikasi dan duduk bersama dengan kepala desa. "Sudah jelas bahwa di desa harus ada posko Covid-19. Apabila penekanan PPKM mikro ditingkatkan maka punya alternatif lain lagi untuk melakukan isolasi bagi masyarakat yang terkena Covid-19," paparnya.

BACA JUGA : 

Dukung Misi Kemanusian, PT Hikari Gresik Pinjamkan Sejumlah Tabung Oksigen untuk Pasien Covid-19

Kapolda Jatim dan Pangdam Cek PPKM Level IV di Gresik

AKD dan Forkopimcam Manyar Door to Door ke Perusahaan Cari Tabung Untuk Bantu Warga Terpapar Covid

Jelang Masuki Masa Pensiun, Kadinsos Gresik Maksimalkan Penuntasan Tugas Pelayanan Masyarakat

Bupati menjelaskan bahwa PPKM mikro masih menjadi alternatif guna menekan angka penyebaran Covid-19. Apabila ada RT yang tergolong zona merah, maka harus di-lockdown.

"Kepala desa mengedukasi warga melalui seluruh RT dan RW. PPKM mikro harus dibaca dan dilaksanakan. Setiap desa harus ada ruang isolasi. Warga terkena Covid-19  dalam keadaan sedang, ringan, dapat diisolasi di tempat tersebut," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik mengungkapkan bahwa sebaran Covid-19 ternyata sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, perlu kebijakan yang lebih ketat dalam menjaga protokol kesehatan (prokes) di tingkat masyarakat.

"Rencana penambahan tempat isolasi dan pembukaan Stadion Gejos perlu percepatan untuk segera direalisasikan," katanya.

Kapolres juga meminta hubungan tata cara kerja antarinstansi untuk dievaluasi dalam pelaksanaan pengendalian Covid-19. Ia juga mengusulkan agar pemakaman pasien Covid-19 tak semuanya diserahkan ke dinas kesehatan, melainkan bisa melalui tingkat desa dengan membentuk satgas pemakaman.

"Jam malam perlu diaktifkan kembali untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Jika diperlukan perlu kesepakatan untuk menerapkan PSBB kembali," tutupnya. (hud/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...