Kasus Perusakan Makam di Yosomulyo Gambiran Banyuwangi Berakhir Damai

Kasus Perusakan Makam di Yosomulyo Gambiran Banyuwangi Berakhir Damai Kesepakatan damai antara ahli waris dan warga yang diwakili tokoh masyarakat setempat di salah satu rumah warga pada Minggu (5/9/2021) kemarin. (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kasus perusakan beberapa makam di TPU Joyo Dwipo Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi yang viral di medsos beberapa hari terakhir ini berakhir damai.

Polisi dan TNI bersama pemerintah setempat berhasil memediasikan beberapa ahli waris yang berniat melaporkan warga setempat yang merusak makam anggota keluarganya.

Peristiwa perusakan makam itu diduga disebabkan adanya kesalahpahaman warga setempat yang bermaksud ingin mencari lahan baru pemakaman akibat banyaknya kuburan lama yang dikijing di TPU Joyo Dwipo, pada Senin (30/8/2021) lalu.

Namun sayangnya, pembersihan makam dengan meratakan kuburan yang telah dibangun permanen itu tanpa musyawarah dengan ahli waris terlebih dahulu, sehingga memicu kemarahan ahli waris dan sempat berniat melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.

"Alhamdulillah kasus perusakan makam di TPU Joyo Dwipo sudah berakhir damai, dengan diselesaikan secara kekeluargaan dan menjaga harmonisasi," kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, S.I.K., melalui Kasubbag Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan, Senin (6/9/2021).

Simak berita selengkapnya ...