Inilah Inovasi Pertanian Jatim, Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional Terbesar

Terbukti, sepanjang semester I tahun 2021, Jatim mengalami surplus produksi beras. Tidak hanya itu, Jatim juga telah mengekspor komoditas pertanian senilai Rp 1,3 triliun pada tahun ini.

Khofifah menjelaskan dari total ekspor yang dikirimkan Jatim terdapat beberapa subsektor, seperti hortikultura sebanyak 3,2 juta kilogram dengan nominal senilai Rp 133,1 miliar, perkebunan sebanyak 49,5 juta kilogram dengan nominal senilai Rp 820,5 miliar, peternakan sebanyak 3 juta kilogram dengan nilai Rp 144,1 miliar.

Selanjutnya, dari subsektor tanaman pangan sebanyak 1,38 juta kilogram dengan nilai Rp 99,1 miliar, serta subsektor lain-lain sebanyak 34,4 ribu kilogram dengan nilai Rp 111 miliar.

"Artinya, meski Pandemi Covid-19 sektor pertanian Jawa Timur tetap dapat bertahan. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jatim," ujarnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Inilah Inovasi Pertanian Jatim, Pertahankan Status Lumbung Pangan Nasional Terbesar - Halaman 2