Gerebek Tambang Pasir Ilegal di Aliran Lahar Gunung Kelud, Polisi Amankan 6 Orang dan Alat Berat

Gerebek Tambang Pasir Ilegal di Aliran Lahar Gunung Kelud, Polisi Amankan 6 Orang dan Alat Berat Seorang petugas saat meninjau alat berat di lokasi tambang pasir ilegal aliran lahar Gunung Kelud.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com mengamankan sebuah ekskavator dan dump truck dari lokasi tambang pasir ilegal di aliran lahar , , . Selain barang bukti tersebut, enam orang yang berada di lokasi tambang juga dibawa untuk dimintai keterangan.

"Kita lakukan kegiatan patroli, kita temukan pertambangan liar di wilayah . Selain alat berat dan truk kita temukan orang-orang yang diduga pelaku sebanyak enam orang. Jadi kita lakukan pemeriksaan awal, kita kumpulkan alat bukti, nanti kita lakukan gelar perkara. Setelah itu baru kalau memenuhi unsur pidana kita naikkan ke penyidikan," kata , AKBP Yudhi Hery Setiawan, Jumat (19/11).

"Enam orang yang dimintai keterangan memiliki peran masing-masing dalam kegiatan pertambangan pasir ilegal, ada sopir truk dan operator ekskavator. Nanti kita lihat mereka di sana perannya apa dalam pemeriksaan," tuturnya menambahkan.

Ia mengatakan bahwa melakukan patroli ke sejumlah titik yang digunakan sebagai lokasi tambang pasir ilegal karena banyaknya aduan dari masyarakat terkait hal itu. Dalam agenda tersebut, pihaknya menduga ada lebih dari satu titik yang digunakan untuk kegiatan tambang ilegal.

"Ada enam titik yang kita pantau, namun yang ada aktivitasnya satu titik itu. Kami juga sedang menelusuri pemilik tambang ilegal itu," ujarnya.

Simak berita selengkapnya ...