Janjikan Pekerjaan LC, Tapi Malah Dijadikan PSK, Mami Esek-Esek Asal Lumajang Ditangkap

Janjikan Pekerjaan LC, Tapi Malah Dijadikan PSK, Mami Esek-Esek Asal Lumajang Ditangkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Gatot Repli Handoko (dua dari kiri) menunjukkan barang bukti yang diamankan: foto: ANATASIA NOVARINA/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - NS alias Mami Ambar, Warga Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten , diamankan Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum atas tidak pidana perdagangan orang alias bisnis prostitusi.

Modus yang dilakukan tersangka dalam melakukan aksinya, dengan menawarkan pekerjaan ladies companion () di Pulau Bali melalui Facebook. Tersangka menjanjikan gaji cukup besar, Rp10 - 15 juta per bulan.

Janji tersangka itu membuat korban dari berbagai daerah tertarik. Korbannya mulai dari Bandung, Lampung, maupun Jakarta. Alih-alih mendapatkan pekerjaan, perempuan-perempuan ini justru dijual kepada pria hidung belang, atau dijadikan pekerja seks komersial ().

Kabid Humas Kombes Pol. Gatot Repli Handoko mengatakan, selain tersangka, Anggota Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum juga mengamankan 29 wanita, yang mana 6 di antaranya anak di bawah umur. Mereka selama ini ditampung di sebuah Wisma Penantian Dusun Suko, Kecamatan Sumbersuko, yang beroperasi sejak dua tahun lalu. Selama tinggal di wisma, mereka dipaksa oleh Mami Ambar untuk bekerja esek-esek melayani pria hidung belang.

"Mereka melakukan perbuatan asusila dengan perintah tersangka dengan mendapatkan bayaran uang Rp200.000," ujar Gatot saat konferensi pers.

Tersangka sudah melakukan bisnis lendir ini selama 2 tahun. Selama itu, belum ada korbannya yang diberangkatkan ke Bali untuk bekerja sebagai .