Kamis, 17 Juni 2021 14:57

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan

Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Subaidah

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat.

Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren yang menggelar salat tarawih cepat. Hanya saja tidak secepat yang ada di Indramayu.

Kendati demikian, salat tarawih di pesantren ini masih tergolong cepat. 23 rakaat salat tarawih plus witir tuntas dalam waktu tak lebih dari 15 menit.

Namanya Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin. Kali ini tim TV BANGSA berkesempatan mengikuti salat tarawih cepat tersebut, sekaligus menengok lebih dekat aktivitas Santri Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin selama Ramadan.

Berikut laporan dari Ahmad Fauzi dan Subaidah, Reporter TV BANGSA Biro Bangkalan.

Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin terletak di Paserean Bawah Desa Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

Pesantren ini menjadi terkenal berkat salat tarawih super cepatnya. Salat tarawih 20 rakaat plus witir 3 rakaat, rampung dalam waktu kurang dari 15 menit.

Pelaksanaan salat tarawih super cepat ini sudah menjadi kegiatan turun-temurun di Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin. Jemaah tidak hanya dari santri ponpes, namun masyarakat sekitar hingga dari desa lain juga tertarik mengikuti salat tarawih cepat ini.

Pengasuh Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin, Kiai Haji Linul Qolbih Hamzah mengatakan, salat tarawih cepat itu sudah dilakukan sejak generasi pertama pesantren. Tradisi tarawih cepat itu terus dilestarikan hingga kepemimpinan Kiai Linul Qolbih, yang merupakan generasi keempat.

Menurutnya, salat super cepat itu hanya dilakukan saat tarawih. Sedangkan untuk salat wajib, dilakukan seperti salat jamaah biasa.

Kiai Linul Qolbih mengatakan, cepat atau lambat dalam salat sama saja, yang penting Tuma'ninahnya dijaga.

Adapun setelah salat tarawih, santri pesantren ini dianjurkan untuk membaca surat yasin, istighfar, dan tasbih untuk mendoakan keselamatan bangsa dan negara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh pengasuh pondok pesantren.

Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin tidak hanya fokus pada pendidikan agama, para santri juga diajarkan untuk saling peduli terhadap keadaan sosial masyarakat. (uzi/ida/tim).

VIDEO TERKAIT

Video Terkait
Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...