
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada 8 gedung UPT Puskesmas berstandar nasional yang dibangun Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, selama 3 tahun memimpin. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan, Sudiyo.
"Selama kepemimpian Ra Latif sudah mampu membangun UPT Puskesmas setandar nasional sebanyak delapan gedung," ujarnya saat peresmian gedung UPT Puskesmas Jaddih serta melaunching Pola Pengeloaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) Puskesmas se-Kabupaten Bangkalan di Kecamatan Socah, Rabu (26/1).
Sejumlah UPT Puskesmas yang dibangun adalah UPT Puskesmas Kwanyar, Sepulu, Galis dan Tongguh, pada tahun 2019. Lalu, UPT Puskesmas Konang dan Modung (2020) serta UPT Puskesmas Jaddih dan Blega (2021), kemudian UPT Puskesmas Blega yang akan diresmikan pekan depan.
Sementara itu, Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, mengatakan bahwa dengan pembangunan gedung UPT Puskesmas ini dilengkapi alat kesehatan baru dan modern. Ia berharap peningkatan pelayanan menjadi proritas.
"Kenyamanan pasien menjadi proritas, sehingga pasien tidak usah lari ke Surabaya," kata Ra Latif.
Para kyai, tokoh masyarakat, dan tokoh agama diminta untuk ikut berpartisipasi serta mendukung kegiatan puskesmas. Pegawai juga dituntut untuk melayani pasien dengan ramah, telaten, dan santun, karena menurut Ra Latif, pelayanan terbaik merupakan kunci keberhasilan.
Semua UPT Puskesmas se-Bangkalan sudah melakukan PPK BLUD. Dengan demikian, setiap puskesmas sudah mandiri dan bakal diawasi oleh Dinkes Bangkalan, DPRD, serta masyarakat agar pelayanan berjalan dengan sesuai harapan.
"Sudah murni keuangannya dikelola oleh puskesmas, harus bekerja dengan baik dengan potensi yang ada," ucap Ra Latif. (uzi/mar)