KH Yahya Cholil Staquf. foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Ketiga, kata Cak Dar, sepertinya Gus Yahya ingin bahwa PKB harus ada penyegaran kepemimpinan yang sudah terlalu lama dijabat oleh Cak Imin. Yaitu kurang lebih 17 Tahun. Keinginan itu harus dilakukan dengan mekanisme yang ada di PKB yang sudah berlaku selama ini.
“Saya haqqul yakin NU dan PKB ke depan akan baik-baik saja, insyaallah dengan formulasi baru,” kata mantan Ketua DPC Nasdem Kota Surabaya yang pernah menjadi Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur itu.

(A Muhaimin Iskandar. foto: BANGSAONLINE.com)
Seperti diberitakan, Gus Yahya tidak mau PBNU dipakai sebagai alat politik partai politik apa pun, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Yahya mengatakan memang PBNU memiliki hubungan erat dengan PKB. Namun, hal itu tidak serta-merta membuat PBNU sebagai alat pemenangan PKB.
"Relasi NU dengan PKB saya kira alami sekali, karena dulu PKB dulu sendiri diinisiasi, dideklarasikan oleh pengurus-pengurus PBNU, itu satu hal. Tapi, sekali lagi tidak boleh lalu NU ini jadi alat dari PKB atau dikooptasi dengan PKB," kata Yahya dalam program Newsroom CNN Indonesia TV, Rabu (29/12) petang. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




