Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Wabup Aminatun Habibah saat acara rembuk akur di GOR Desa Ambeng-Ambeng, Duduksampeyen. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE.com
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah menggelar Safari Ramadan 1443 H tahun 2022. Kegiatan yang dikemas dengan rembuk akur itu digelar di GOR Desa Ambeng-Ambeng, Kecamatan Duduksampeyan, Jumat (8/4/2022) petang.
Kegiatan itu direspons positif oleh warga dari Duduksampeyan, Cerme, Benjeng dan Balongpanggang. Mereka menyampaikan segala unek-unek kepada Bupati Yani dan Wabup Habibah.
BACA JUGA:
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Pemkab Gresik dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran 5,87 Juta Batang Rokok Ilegal
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
Shohibah (48), misalnya. Salah satu warga Desa Duduksampeyan ini mengeluhkan instalasi pipa PDAM yang telah berubah nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta.
Ia mengungkapkan, hingga kini Desa Duduksampeyan belum terfasilitasi sambungan pipa. Padahal, di Desa Samir yang tak jauh dengan Desa Duduksampeyan sudah terpasang.
"Kami menginginkan sambungan PDAM di Desa Duduksampeyan segera terealisasi," pintanya.
Sedangkan Nurkolis (49), warga Balongpanggang, meminta agar penanganan banjir luapan Kali Lamong dituntaskan. Ia juga minta pembangunan Islamic Center di Balongpanggang segera dilanjutkan. Termasuk, pembangunan-pembangunan lain di bidang pendidikan dan kesehatan.
"Kami minta agar Pak Bupati memprioritaskan pembangunan-pembangunan tersebut," katanya.
Sementara Busairi (39), warga Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan, menyarankan pembangunan palang pintu untuk double track KA di empat titik. Yaitu di Desa Setrohadi, Tumapel, Duduksampeyan, dan Sumari.
"Kami minta segera dipasang palang pintu dengan menggunakan APBD," cetusnya.
Sedangkan Qomaruddin (50), warga Balongpanggang, meminta pemerintah menertibkan keberadaan warung remang-remang yang digunakan praktik prostitusi terselubung.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




