Dimakamkan di Sumur Songo, Aiptu Jailani, Polisi yang Berani Tilang Anggota KPK dan Perwira Polda

Dimakamkan di Sumur Songo, Aiptu Jailani, Polisi yang Berani Tilang Anggota KPK dan Perwira Polda Anggota Satlantas Polres Gresik, Aiptu Jailani, semasa hidup.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Anggota Satlantas Polres Gresik, Aiptu Jailani, meninggal pada Minggu (17/4/2022) malam.

Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Islam Sumur Songo, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sidokompul, Kecamatan Gresik, Senin (18/4/2022) pagi.

Pemakaman almarhum dilakukan secara militer dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik, AKBP Muchamad Nur Azis.

Sebelumnya, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jalan Jaksa Agung Suprapto VI D No. 23, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik.

Prosesi pemakaman diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Gresik, polsek jajaran, serta keluarga, kerabat, dan warga.

Pemakaman Jailani yang semasa hidup dikenal baik dan tegas dalam menjalankan tugas,  berjalan khidmat dan penuh haru.

Diketahui, Jailani meninggal dalam perjalanan ke RS Semen Gresik (RSSG) untuk mendapatkan perawatan medis karena serangan jantung, Minggu (17/4/2022) sekira pukul 20.50 WIB.

"Inggih (iya). Semoga Allah menempatkan ruhnya di kalangan para solihin (orang-orang soleh). Aamiin. Alfatihah," ucap Kapolres Nur Azis, didampingi Kasatlantas AKP Engkos Sarkosi.

Almarhum dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Semen Gresik sekira pukul 20.43 WIB. Sebelum terkena serangan jantung, ia sempat menjalani salat isya' dan tarawih. Namun saat di RSSG, polisi yang selalu berpenampilan rapi ini dikabarkan telah meninggal.

Pria 52 tahun itu dikenal sangat berintegritas, tegas, disiplin, dan jujur selama menjalankan tugas di Satlantas Polres Gresik.

Tak terkecuali saat bertugas di lapangan, Jailani tak tak pandang bulu dalam menindak pelanggar lalu lintas. Siapa pun ia beri sanksi tilang. Bahkan, Jailani sempat viral lantaran menilang istrinya sendiri karena terbukti melanggar lalu lintas pada tahun 2012 lalu.

Ia juga tak segan menilang kendaraan yang ditumpangi anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), TNI, hingga kendaraan milik perwira yang bertugas di Polda Jatim, karena melanggar lalu lintas.

Setelah kejadian itu, ia diundang salah satu televisi swasta di Jakarta untuk menjadi tamu dalam sebuah acara talkshow untuk membahas kesehariannya dalam menjalankan tugas di Polri.

Semasa menjalankan tugas, Jailani juga menerima sejumlah penghargaan, di antaranya dari Kapolda Jatim. (hud/mar)