Anggota Satlantas Polres Nganjuk saat mengunjungi sebuah toko penjual sparepart motor.
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Polres Nganjuk mencanangkan program zero knalpot brong. Program itu bertujuan menekan peredaran penggunaan knalpot yang mengeluarkan suara bising tersebut.
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Indra Budi Wibowo menyebut, program zero knalpot brong dilantarbelakangi banyaknya laporan warga atas penggunaan knalpot brong yang dinilai meresahkan.
BACA JUGA:
- Cinta Ditolak Jadi Motif Pembacokan Perempuan Muda di Nganjuk
- Pembacok Wanita Muda di Nganjuk Dibekuk di Mojokerto saat Siap Kabur ke Luar Jawa
- Misteri Pembacokan Wanita Muda di Nganjuk: Korban Luka Parah, tapi Motor Beat Utuh di Lokasi
- Razia Skala Besar di Babat, Polres Lamongan Amankan 21 Motor Knalpot Brong
"Dari beberapa waktu belakangan, semakin banyak laporan yang kami terima lewat (aplikasi) wayahe lapor kapolres terkait keluhan atas penggunaan knalpot brong oleh pengandara motor di Nganjuk. Oleh karena itu, program zero knalpot brong ini menjadi prioritas kami demi memberi kenyamanan bagi warga," ucap Indra.
Menurutnnya, pelaksanaan program ini mulai diintensifkan sejak bulan Mei 2022. Hasilnya, polisi berhasil 168 knalpot brong dari sejumlah penindakan di berbagai wilayah Kabupaten Nganjuk
Penindakan knalpot brong dilakukan atas pertimbangan sejumlah faktor. Selain melanggar aturan mengenai tingkat kebisingan yang berdampak pada kenyamanan warga, knalpot brong juga berpotensi menimbulkan gesekan antarkelompok.
"Suara keras dari knalpot brong ketika digeber oleh pengendara bisa saja disalahpahami sebagai bentuk provokasi bagi orang atau kelompok lain. Karenanya, knalpot brong menjadi salah satu prioritas kami ke depan demi menjaga suasana kondusif di Kabupaten Nganjuk," tuturnya.
Sebelumnya, Kapolres Nganjuk AKBP Boy Jeckson mengingatkan agar anggotanya mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam program penertiban knalpot brong.
Ia juga meminta jajaran menggandeng sejumlah pihak untuk membangun kesadaran pengendara motor agar tidak lagi memakai knalpot brong. Di antaranya, dengan memberikan edukasi kepada toko-toko penjual knalpot brong dan komunitas kendaraan yang menggunakan knalpot brong. (raf/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





