Bupati Jember Hendy Siswanto (tengah) dalam sebuah kesempatan.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Jember menempati posisi 4 teratas dalam Indeks Risiko Bencana Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Tercatat pada pusat data, informasi, dan komunikasi kebencanaan BNPB, bahwa Jember memiliki skor 152,63 dalam skala IRBI (Indeks Risiko Bencana Indonesia).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Menyikapi hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengimbau kepada organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa (kades)/lurah, relawan kebencanaan, masyarakat, dan semua pemangku kebencanaan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan penanggulangan bencana.
Hal itu penting agar antisipasi bencana dapat dilakukan secara maksimal sesuai analisa BMKG. "Lakukan pembentukan dan pengembangan desa tangguh bencana. Memperkuat kelembagaan penanggulangan bencana," pesannya.

Ia juga meminta pusat pengendalian operasi (pusdalops) yang dibentuk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember dimanfaatkan secara maksimal sebagai upaya kewaspadaan terhadap bencana.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




