Sabtu, 10 April 2021 21:07

Jual Pupuk Subsidi secara Ilegal, Saiful Anas Ditangkap

Jumat, 08 Mei 2015 01:24 WIB

MALANG, BANGSAONLINE.com - Polisi menetapkan Saiful Anas (35), warga Desa Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sebagai tersangka penjual pupuk subsidi secara ilegal, di Desa Sananrejo, Kecamatan Turen.

“Mulai hari ini, Saiful Anas kita tahan,” jelas AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Malang, Kamis (7/5).

"Dia tidak memiliki izin sebagai pengecer. Dan dia menjual pupuk (subsidi) kiloan. Siapa saja dilayani,” tambah Wahyu.

Padahal untuk menjadi pengecer pupuk resmi, harus ada kerjasama (MoU) dengan distributor dan datanya tercatat pada kios resmi. Saiful yang menjual pupuk, mengaku mendapatkan pupuk-pupuk itu dengan membeli di tiga desa lain.

BACA JUGA : 

​Petani Porang Meluas, Apa Tak Bahaya? Dahlan Iskan: Pemerintah Jangan Bantu, Bikin Repot

Ini Kriteria Petani yang Berhak Dapat Bantuan Pupuk Gratis dari Kementan

Dispertapan Trenggalek: Bantuan Pupuk dari Kementan Gratis, Tidak Boleh Diperjualbelikan

Di Kediri, ​Kotoran Sapi Disulap Jadi Energi Biogas dan Pupuk Slurury

Padahal untuk menjadi pengecer pupuk resmi, harus ada kerjasama (MoU) dengan distributor dan datanya tercatat pada kios resmi. Saiful yang menjual pupuk, mengaku mendapatkan pupuk-pupuk itu dengan membeli di tiga desa lain.

Kios pupuk subsidi ilegal ini digerebek jajaran Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu pada Selasa sore (5/5). Didapatkan barang bukti 60 zak pupuk subsidi. Jenis Phonska 27 sak, ZA 23 sak, dan Urea 10 sak. Barang bukti pupuk subsidi itu masih disimpan di Polsek Turen.

Pupuk didapat dari Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi. Kemudian Desa Krebet, Kecamatan Bululawang dan Desa Turen, Kecamatan Turen. Terkait pemasok pupuk subsidi, polisi masih mendalami.

Polisi akan memanggil Kadis Pertanian dan Perkebun dan Kadisperindag dan Pasar Kabupaten Malang terkait pupuk subsidi.

Ini merupakan kasus penyalahgunaan pupuk subsidi ketiga yang terjadi di Kabupaten Malang pada 2015 ini. Dua kasus sebelumnya sudah dilimpahkan ke Kejari Kepanjen.

Mulyanto, anggota Kodim Malang ketika ditemui BANGSAONLINE.com mengatakan, operasi ini sebagai instruksi dari Pangdam, untuk menginvestigasi peredaran pupuk ilegal, di daerah-daerah pelosok desa. Ini untuk ketahanan pangan. (thu/mid/ros) 

5 Kios Pasar Ranggeh Pasuruan Rusak Tertimpa Pohon
Sabtu, 10 April 2021 02:59 WIB
Pasuruan, BANGSAONLINE.com - Sebuah Pohon Trembesi roboh menimpa Pasar Ranggeh di Desa Karangsentul Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.Akibatnya, 8 kios milik pedagang rusakDelapan kios milik pedagang yang rusak itu terdiri dari toko kelontong, pertanian...
Senin, 05 April 2021 10:05 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com.com - Gua Jegles, begitu nama gua yang masih dalam pembenahan itu sering disebut. Gua yang terletak di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri tersebut saat ini memang sedang viral di media sosial (medso...
Sabtu, 10 April 2021 05:43 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.COM – Kapal super raksasa Ever Given ternyata masih ditahan pemerintah Mesir. Kapal milik perusahaan Jepang itu dimintai ganti rugi Rp14 triliun setelah sempat menyumbat Terusan Suez.Loh? Silakan simak tulisan Dahlan Iskan ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...