Mengantuk merupakan salah satu efek begadang yang buruk untuk kesehatan. (foto: pixabay)
Begadang juga memiliki keterkaitan dengan peningkatan resiko untuk terkena kanker. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, atau sering bekerja di malam hari, lebih besar resikonya terkena kanker jika dibandingkan dengan orang yang memiliki cukup waktu tidur.
Belum diketahui secara jelas apa efek begadang terhadap kemunculan kanker, namun diduga berkaitan dengan kerusakan sel-sel tubuh dan stres.
5. Peningkatan terkena risiko gangguan mental
Sejumlah riset menunjukkan bahwa orang yang sering begadang akan lebih besar peluangnya mengalami gangguan tidur berupa insomnia dan gangguan pada fungsi otak. Dalam waktu lama, efek begadang tersebut bisa menambah risiko terjadinya gangguan mental, seperti gangguan cemas dan depresi.
Risiko gangguan mental akan menguat, jika anda memiliki kebiasaan kurang sehat, seperti jarang olahraga, sering merokok, tidak menjaga pola makan, dan sering stres.
6. Penurunan sistem imunitas tubuh
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan orang begadang atau kurang tidur, terutama jika waktu tidur kurang dari 6 jam atau waktu normal, bisa membuat daya tahan tubuh seseorang akan menurun. Hal ini bisa membuat tubuh Anda lebih rentan terkena infeksi virus dan bakteri.
7. Turunkan gairah seksual
Gairah seksual yang menurun adalah salah satu efek dari kurang tidur atau begadang. Ketika waktu tidur anda kurang, tubuh bisa menjadi mengantuk, kelelahan, lebih mudah stres, dan kekurangan energi. Efek begadang ini bisa menjadi pemicu seseorang kurang bergairah untuk berhubungan seksual.
8. Penuaan dini
Tubuh Anda akan menghasilkan lebih banyak hormon stres (kortisol) saat sering begadang atau kurang tidur. Hormon ini dapat merusak dan memecah struktur kolagen pada kulit, yakni protein yang berfungsi untuk menciptakan kulit lebih elastis dan kencang.
Akibat seringnya Anda begadang, kulit dan wajah akan menjadi lebih kering dan kusam. Rusaknya jaringan kolagen di wajah pun bisa menyebabkan munculnya garis kerutan di wajah, bintik-bintik kehitaman atau flek di sekitar wajah, serta mata menjadi bengkak dan muncul lingkaran hitam di sekitar mata yang biasa disebut mata panda. (git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




