Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pasuruan, 8 Rumah Rusak dan 1 Pohon Tumbang

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Pasuruan, 8 Rumah Rusak dan 1 Pohon Tumbang Petugas BPBD Kabupaten Pasuruan dibantu relawan FPRB saat memotong pohon yang tumbang di Bundaran Apolo.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu (30/11) sore di wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan, menyebabkan 8 rumah warga di Dusun Pakem Desa Bulusari mengalami kerusakan. Rata-rata kerusakan di bagian atap, utamanya genteng yang bejatuhan akibat disapu angin kencang.

Menurut Sulkan, salah satu warga Desa Bulusari, hujan disertai angin kencang itu tejadi sekira pukul 16.00.

"Ada 8 rumah warga kami yang mengalami kerusakan sedang dan ringan di bagian atap genteng," jelasnya.

Sekretaris Desa Bulusari Arie Setiawan bersama dengan perangkat dusun langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk melalukan pendataan dan asesmen.

"Dari keterangan warga, hujan deras terjadi mulai pukul 16.00 WIB. Ada 1 fasum TPG dan 8 rumah warga yang atap rumahnya rusak, serta 4 rumah rusak ringan," jelasnya.

Tak hanya itu saja, derasnya tiupan angin saat hujan berlangsung juga mengakibatkan satu pohon perindangan berukuran besar di Bundaran Apolo roboh hingga menutup badan jalan. Akibatnya, lalu lintas dari arah Malang menuju Surabaya mengalami kemacetan cukup panjang.

"Setelah mendapat laporan ada pohon tumbang, kami menguhubungi BPBD untuk melakukan pemotongan pohon. Petugas datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 dan langsung melakukan pemotongan pohon," ucap Hadi Suar, Ketua FPRB (forum pengurangan risiko bencana) Kecamatan Gempol.

Dirinya juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan anggota FPRB yang bergerak cepat dalam menangani bencana di dua lokasi, sehingga bisa teratasi dengan baik. (bib/par/rev)