Ketua Dewan Kehormatan PWI Jatim Djoko Tetuko (kiri) dan Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Organisasi Machmud Suhermono saat menjadi narasumber OKK PWI Kediri. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Ketua PWI Jatim Timur Lutfil Hakim membuka OKK (Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian) PWI Kediri di ruang Pertemuan KPPN Kediri, Jalan Basuki Rahmat, Kota Kediri, Senin (12/12/2022).
Dalam sambutannya, Lutfil Hakim berpesan kepada wartawan, khususnya yang tergabung dalam PWI, agar berpedoman pada UU Pokok Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta Kode Perilaku Wartawan PWI, dalam menulis berita.
BACA JUGA:
- Siwo PWI Kediri Raya Siapkan Turnamen Domino Pelajar dan E-Football Wartawan
- Bakti Sosial HPN 2026, PWI Kediri Raya Salurkan Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim
- Bantah Backingi Samsat, PWI Kediri Raya Tak Pernah Kerja Sama dengan Aliansi Jurnalis Kediri
- PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Catur Terbuka V
Ia mencontohkan pemberitaan yang ramah anak. Untuk pemberitaan yang menyangkut anak, Lutfil meminta agar wartawan paham betul hal-hal yang boleh ditulis dan yang yang harus disembunyikan. Seperti nama si anak, tempatnya sekolah, dan serta alamat yang bersangkutan.
"Jadi, wartawan dalam menulis berita, tidak hanya ramah terhadap perempuan, tapi juga harus ramah anak," katanya.
Menurutnya, peran pers sangat penting sehingga wartawan harus paham cara menulis yang benar.
"Ketika menulis berita harus bisa menyelami dan memahami. Menulis kasus perkosaan misalnya, maka wartawan harus bisa melindungi korban perkosaan itu sendiri," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




