Tim KKN Mahasiswa Teknik Sipil ITS Ciptakan Purwarupa PLTMH untuk Wisata Lembah Mbencirang

Tim KKN Mahasiswa Teknik Sipil ITS Ciptakan Purwarupa PLTMH untuk Wisata Lembah Mbencirang Dosen Pendamping dan Mahasiswa KKN di Lembah Mbencirang.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tim KKN Mahasiswa Teknik Sipil ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya menciptakan purwarupa pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) di Wisata Lembah Mbencirang, Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Pembuatan PLTMH itu berdasarkan pertimbangan tim KKN yang melihat adanya potensi dari kali setempat untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air.

Koordinator Tim KKN Abmas DTS, Novi Andriany Teguh, mengatakan sebelum pembuatan purwarupa PLTMH, tim melakukan perhitungan dahulu untuk mengetahui besarnya potensi Kali Geruh sebagai sumber energi listrik bertenaga air atau PLTMH.

Perhitungan dilakukan oleh tim KKN yang beranggotakan 13 orang mahasiswa dan 4 dosen pendamping, dengan diawali survei lapangan. Hasil perhitungan berdasarkan data survei menunjukkan debit andalan sebesar 1,02 m3/detik dan tinggi jatuh bruto sebesar 6 meter.

(Mahasiswa KKN mengambil data debit dan penampang Kali Geruh)

Dari hasil perhitungan itu, Novi menyimpulkan potensi energi listrik yang dihasilkan cukup besar.

Setelah itu, Novi dan tim KKN dengan diketuai oleh Ridho Arrasyid, Mahasiswa Departemen Teknik Sipil Angkatan 2019, membuat purwarupa PLTMH di Laboratorium Rekayasa Sumber Daya Air dan Pantai, DTS ITS.

Purwarupa tersebut dibuat berdasarkan kondisi di lapangan dengan dimensi yang lebih kecil, sehingga menghasilkan daya yang lebih kecil juga. Debit air yang digunakan sebesar 12 liter/s atau setara dengan 0,0012 m3/detik dan tinggi jatuh sebesar 19 cm.

(Pembuatan purwarupa di laboratorium)

Arus listrik yang dihasilkan dari purwarupa sebesar 6,53 voliter berdasarkan alat ukur amperemeter. Dari pembuatan purwarupa ini, mereka berharap nantinya dapat memberikan gambaran pembuatan PLTMH di lapangan.

Ridho selaku ketua tim mengatakan, pembuatan purwarupa ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para mahasiswa anggota tim KKN, karena tidak seluruhnya berasal dari departemen teknik sipil.

“Jika pembangunan PLTMH diimplementasikan di lapangan, maka warga Desa Wisata Lembah Mbencirang juga dapat meningkatkan perekonomiannya dengan adanya PLTMH ini,” pungkasnya. (mg1)