Pemprov dan Polda Jatim gelar Rakor bahas perlintasan KA di Gedung Negara Grahadi, Rabu (4/1/2023).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi kecelakaan di perlintasan kereta api yang meningkat setiap tahun, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, wali kota, bupati, KAI, dan Polda Jatim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Perihal Perlintasan Sebidang Kereta Api di Gedung Negara Grahadi, pada Rabu (4/1/2023).
"Kapolda Jawa Timur mengingatkan kita semua untuk memberikan perlindungan yang lebih baik dan maksimal kepada segenap masyarakat," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Khofifah dan 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Surabaya
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Kapolda Jatim Buka Pekan Olahraga Hari Bhayangkara: Jaring Atlet Potensial dari Polri
- Jawa Timur Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran Terbaik
Dikatakan Khofifah Indar Parawansa, semua pihak yang memiliki keterkaitan dengan persoalan perlintasan kereta api bisa melakukan pemantauan secara detail lokasi titik-titik palang pintu perlintasan.
"Bersama-sama mari kita niatkan Rakor ini sebagai upaya memberikan perlindungan terbaik untuk masyarakat Jatim," ujar gubernur.

Dikatakan Gubernur, Pemerintah Provinsi juga berupaya membuat palang pintu perlintasan. Kewenangan Pemprov hanya berjumlah 19 perlintasan. 18 diantaranya dipastikan telah berpalang pintu.
"Satu sedang berproses, itu di Banyuwangi. Insya Allah segera rampung," kata Gubernur Jatim.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




