Kasus Perceraian di Bangkalan Masih Tinggi, ini Kata Ketua PCNU

Kasus Perceraian di Bangkalan Masih Tinggi, ini Kata Ketua PCNU Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Perceraian di Kabupaten meningkat 118 kasus pada tahun 2022 menjadi 1.651 kasus dibandingkan tahun 2021.

Fahirin, Humas Pengadilan Agama Kabupaten , merinci 1.651 kasus perceraian itu 535 kasus di antaranya disebabkan permasalahan ekonomi, sedangkan 559 kasus diakibatkan perselisihan.

"Kebanyakan faktor perceraian di disebabkan oleh faktor ekonomi. Kalau yang selingkuh sedikit, karena masyarakat di dikenal religius," ucapnya.

Meski demikian, angka tersebut cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Yakni tahun 2020 terdapat 1.745 dan 2019 ada 1.929 kasus perceraian.

Sementara Ketua PCNU  KH. Makki Nasir turut prihatin dengan masih tingginya angka perceraian. Apalagi, kasus perceraian didominasi oleh permasalahan ekonomi.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Semakin Ketat, Penyekatan Jembatan Suramadu Dilakukan di Dua Sisi ':